Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Sudin Kelautan Ungkap Sebab Fenomena Ikan Beterbangan ke Darat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara, Unang Rustanto mengatakan fenomena ikan beterbangan ke daratan dipengaruhi perbedaan oksigen dan suhu air. Hal itu dia sampaikan merespons video beredar yang memperlihatkan peristiwa ikan beterbangan ke daratan yang disebut terjadi di wilayah Jakarta Utara.
"Penyebab ikan loncat ke darat dikarenakan fenomena alam atau proses upwelling yaitu adanya perbedaan kandungan oksigen dan suhu air di dasar laut dan permukaan laut. Sehingga ikan naik ke permukaan untuk mencari oksigen," kata Unang saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (11/1).
Menurutnya, fenomena itu biasanya terjadi saat musim hujan. Ia menyebut beberapa waktu lalu peristiwa serupa pernah terjadi di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu.
Selain itu, fenomena serupa juga terjadi di daerah lain. Ia memastikan ikan-ikan yang terbang ke daratan karena fenomena itu aman untuk dikonsumsi.
"Ini kan beberapa hari yang lalu, beberapa minggu yang lalu ada di Pulau Seribu, kita uji lab itu, hasilnya layak untuk konsumsi dan tidak berbahaya, aman," katanya.
Sebelumnya, fenomena ribuan ikan naik ke daratan, terjadi di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu.
Saat itu BMKG menegaskan fenomena tersebut bukan pertanda akan terjadinya gempa bumi, atau tsunami. Masyarakat pun diimbau agar tidak resah dan panik.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4529 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1990 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun