Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Tak Hanya di Indonesia, WhatsApp "Down" di Berbagai Negara
BERITABALI.COM, DUNIA.
WhatsApp down atau mati total tidak hanya menimpa Indonesia saja. Beberapa negara juga mengalaminya, termasuk Inggris sampai Pakistan. Belum diketahui apa penyebab gangguan yang cukup lama berlangsung ini.
"WhatsApp down: Chat app not working as thousands left unable to send messages," demikian headline di media Express yang berbasis di Inggris.
"Ribuan pengguna WhatsApp kesulitan mengirim pesan karena layanan pesan itu mengalami gangguan besar. WhatsApp digunakan oleh 2 miliar orang di seluruh dunia," tulis mereka.
"WHATS GOING ON?WhatsApp 'down' as users report mysterious outage," tulis The Sun, media yang banyak dibaca di Inggris. WhatsApp tumbang dengan penyebab yang masih misterius karena belum ada penjelasan dari pihak WhatsApp.
"Belum jelas seberapa luas gangguan ini terjadi. Namun WhatsApp jadi trending di Twitter sehingga bisa saja bahwa hal ini cukup substansial," tulis mereka.
Di Pakistan, media setempat juga memuat hal yang sama bahwa WhatsApp down, demikian pula di beberapa negara lain. Di Twitter, keluhan disampaikan dengan banyak bahasa, demikian pula di Down Detector yang menandakan gangguan WhatsApp ini luas skalanya. (Sumber: Detik.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun