Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tak Pakai Masker, Desa Adat Buleleng Siapkan Sanksi 25 Kg Beras
BERITABALI.COM, BULELENG.
Desa Adat Buleleng terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga agar menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, secara informal, Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna selalu mengingatkan warga ketika bertemu dalam setiap kesempatan.
“Saya selalu ingatkan, agar masyarakat memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah bertemu banyak orang, menjaga jarak dan cuci tangan. Saya selalu lakukan ketika pun saya bertugas setelah jam kerja,” ujar Nyoman Sutrisna.
Sutrisna mengatakan, operasi taat masker atau (Tamas) sebagai program kearifan lokal dari Desa Adat Buleleng masih dilakukan dengan jadual tertentu. Namun, operasi taat masker itu lebih mengedepankan sisi eduakasi agar warga taat menerapkan protokol kesehatan meminimalisir penularan covid-19.
Sasaran operasi adalah warga desa Adat Buleleng, baik yang ada di pasar, jalan raya dan sudut-sudut lainnya.
“Ingat, jaga jarak. Karena mungkin aktivitas harus tetap berjalan.” kata Sutrisna mengingatkan.
Operasi Tamas yang digelar Desa Adat Buleleng tetap mengedepankan sisi edukasi namun juga memberikan sanksi bagi warga desa adat yang kedapatan tidak menggunakan masker. Adapun sanksi yang akan dikenakan ketika ditemukan warga melakukan pelanggaran yakni membayar dengan beras seberat 1 kilogram atau setara dengan nilai uang Rp.10.000 dan 25 kilogram beras atau setara dengan nilai nominal uang Rp250.000.
Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 Desa Adat Buleleng mlakukan pengawasan dan pemantauan penerapan protokol kesehatand I 14 banjar adat Desa Adat Buleleng.[nov]
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4307 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1460 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 953 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 887 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 776 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun