Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Taliban Ambil Alih Peralatan Perang Peninggalan AS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan AS yang tersisa telah merusak alat perang yang akan mereka tinggalkan setelah meninggalkan kota Kabul, Afghanistan.
Menyadur India Today Selasa (31/8/2021), selama 20 tahun di Afghanistan, pasukan AS memiliki banyak persenjataan dan semuanya dilumpuhkan agar tak jatuh ke tangan Taliban.
Sebuah video yang dibagikan seorang jurnalis di Twitter menunjukkan para anggota Taliban memasuki hanggar segera setelah pasukan AS keluar dari negara itu. Mereka terlihat memeriksa helikopter Chinook yang ditinggalkan oleh militer AS.
Namun, menurut AFP, militer AS telah melumpuhkan sejumlah pesawat dan kendaraan lapis baja serta sistem pertahanan roket berteknologi tinggi, sebelum meninggalkan bandara Kabul.
Kepala Komando Pusat Jenderal Kenneth McKenzie mengatakan 73 pesawat yang berada di Bandara Internasional Hamid Karzai 'dimiliterisasi' sebelum menyelesaikan evakuasi.
"Pesawat-pesawat itu tidak akan pernah terbang lagi... Mereka tidak akan pernah bisa dioperasikan oleh siapa pun," katanya.
"Sebagian besar dari mereka tidak mampu melakukan misi sejak awal. Tapi yang pasti, mereka tidak akan pernah bisa untuk diterbangkan lagi."
Beberapa jam sebelum dilumpuhkan, sistem senjata itu digunkan untuk melawan roket ISIS yang meledak bandara Kabul. Pejabat mengatakan tentara Amerika juga melumpuhkan 27 Humvee dan 73 pesawat sehingga tidak bisa lagi digunakan.
Tentara AS telah meninggalkan sekitar 70 kendaraan taktis lapis baja MRAP, yang masing-masing dapat menelan biaya hingga USD 1 juta.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1235 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1135 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 898 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 821 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 570 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun