Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
Terancam Gagal Panen, Petani Cabai di Karangasem Galau
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Petani Cabai di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem galau. Pasalnya, saat harga cabai sedang bagus - bagusnya, mereka justru terancam gagal panen.
Ketut Eti (55) salah satu petani cabai di Desa Bungaya, Senin (27/6/2022) menuturkan bahwa buah cabai yang masih hijau secara perlahan membusuk dan menghitam sebelum masa panen tiba.
Atas kondisi tersebut, ia terpaksa memanen buah cabainya lebih awal ketimbang semakin merugi. Tak sampai di sana, kondisi tersebut juga mempengaruhi hasil panen cabai.
Biasanya dari sepetak lahan yang ditanami cabai, sekali panen ia bisa memperoleh di atas 10 kilogram cabai, namun saat ini ia hanya mendapat 3 sampai 5 kilogram cabai saja.
"Buah Cabai tiba - tiba membusuk sebelum waktunya panen, kemungkinan karena faktor cuaca yang tak menentu," ujarnya.
Sementara itu, hingga hari ini harga cabai di pasaran terbilang masih cukup pedas. Untuk harga per kilogramnya masih berada dikisaran Rp.80 ribu sampai Rp.90 ribu.
Bahkan beberapa hari yang lalu harga cabai dikatakan sempat tembus di angka Rp.100 ribu per kilogramnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4316 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1461 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 889 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 782 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun