Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Terduga Pencuri Helm di Kuta Tewas Karena Pendarahan di Kepala
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polsek Kuta mengungkap penyebab kematian Muhamad Lutfi (25) yang tewas dianiaya di Ground Zero depan Panin Bank Jalan Raya Legian Kuta, Jumat (24/1/2020). Pria asal Jember Jawa Timur itu diduga tewas karena pendarahan di leher ke kepala akibat benda tumpul.
Penyebab luka ini berdasarkan hasil autopsi tim medis RSUP Sanglah Denpasar dan sudah diterima penyidik Polsek Kuta.
"Penyebab kematian korban akibat adanya pendarahan di bagian leher ke kepala dikarenakan benda tumpul," ujar Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa, Kamis (30/1/2020).
Namun terkait identitas 4 tersangka oknum masyarakat tersebut, Iptu Ika tampaknya kali ini irit berkomentar. Dia mengaku tidak memiliki kewenangan menjawabnya, dan nanti akan dijelaskan pimpinannya.
"Saya belum bisa menyampaikan secara detail karena kapasitas saya cukup sampai disana, sisanya pimpinan nanti ya. Tunggu releasenya," tuturnya.
Sebelumnya, Waka Polresta Denpasar AKBP Wayan Jiantara mengatakan setelah melakukan gelar perkara, Polsek Kuta menetapkan 4 tersangka, penganiaya Muhamad Lutfi yang tewas di depan Ground Zero Kuta, Jumat (24/1/2020) sekitar pukul 12.30 Wita.
Keempat oknum masyarakat itu menuding korban sebagai pencuri helm dan menghajarnya. Tangan korban diborgol dibelakang dan para pelaku menginjak-injak dan menendang tubuh korban serta membogemnya dengan tangan kosong.
AKBP Jiantara mengatakan ke 4 tersangka sudah diperiksa dan ditahan sejak Rabu (29/1/2020). Namun tidak menutup kemungkinan bila dari pemeriksaan keempatnya akan ada tambahan tersangka lain. "Tergantung dari pemeriksaan ke 4 tersangka kemungkinan ada tersangka lain. Masih didalami keterangannya," ujarnya.
Diberitakan, Muhamad Lutfi dituduh mencuri helm dan dihajar massa di depan monumen Ground Zero Kuta, Jumat (24/1/2020) sekitar pukul 12.30 Wita. Selain dihajar massa, insiden itu direkam dan diviralkan. Beberapa jam kemudian, korban tewas saat dirawat di RSUP Sanglah Denpasar.
Jenasah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jember Jawa Timur. Sementara dari hasil penyelidikan Polsek Kuta korban tidak terlibat dalam pencurian helm tersebut. Dalam proses hukum selanjutnya, Polsek Kuta menetapkan 4 tersangka.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4478 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2289 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1844 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1025 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun