Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
The Show Must Go On ?
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kendati sempat kisruh, jadwal pelantikan anggota DPRD Jembrana periode 2009-2014 tampaknya akan segera berakhir dan akan dilaksanakan Kamis (13/8) besok sesuai versi eksekutif.
Hal ini menyusul digelarnya gladi resik pelantikan yang diikuti oleh seluruh calon terpilih, termasuk 4 orang incumbent yang 3 diantaranya dari PDIP.
Dari informasi yang dihimpun, Rabu (12/8) dewan lama, utamanya dari FPDIP yang sebelumnya menentang pelantikan dewan anyar digelar Kamis (13/8) diduga akan “mengalahâ€.
Mereka diduga akan hadir lantaran takut dengan resiko yang harus diterima jika tidak hadir dalam pelantikan versi eksekutif. Pasalnya, sebagai partai peraih kursi terbanyak dengan 9 kursi, jatah kursi ketua dewan sementara sudah pasti di tangan.
Namun, jatah tersebut otomatis akan buyar jika mereka tidak hadir dalam pelantikan versi eksekutif yang artinya secara otomatis tidak akan ikut dilantik sehingga jatah kursi ketua dewan sementara diambil alih oleh partai Demokrat sebagai partai peraih suara terbanyak kedua dengan 7 kursi.
Menurut salah satu anggota DPRD Jembrana, Iskandar Alfan, kalau anggota dewan anyar dari PDIP tidak mau ikut dilantik sesuai keinginan eksekutif, maka status mereka akan terkatung-katung dan bahkan bukan tidak mungkinn kursi ketua dewan lepas dan beralih kepada partai Partai Demokrat.
“Konsekuensinya, pelantikan sembilan anggota dewan anyar dari PDIP bakal diulur-ulur sehingga status mereka mengambang,“ tandas Iskandar Alfan, Rabu (12/8).
Sinyal kehadiran anggota dewan anyar dari PDIP pada pelantikan versi eksekutif, Kamis (13/8) besok semakin jelas terlihat. Sembilan orang dewan anyar termasuk tiga incumbent tampak larut dalam prosesi gladi resik yang digelar, Rabu (12/8) sore di gedung dewan.
Salah satu incumbent DPRD Jembrana, I Made Kembang Hartawan ketika dikonfirmasi kehadirannya dalam pelantikan dewan baru besok mengatakan pihaknya akan melakukan yang terbaik demi kepentingan masyarakat Jembrana.
Apakah itu berarti mengalah dengan hadir dalam pelantikan besok? Kembang yang juga Ketua DPRD Jembrana menjawab diplomatis, kalau mengalah bukan berarti selalu kalah.
“Mengalah juga tidak selalu berarti kalah bukan? Kami ingin melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Kami berusaha belajar menjadi orang yang bijak saja. Kita lihat saja besok,†kelakarnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5964 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan