Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Tidak Ada Hujan Angin, Pohon Tumbang Timpa Bangunan Pura Dalem Tengaling Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Masyarakat harus selalu waspada. Pasalnya, tidak ada hujan angin, bencana pohon tumbang juga terjadi. Seperti yang terjadi di Pura Dalem Tengaling, Desa Kedewatan, Ubud, pada Minggu malam (1/10) pukul 22.07 WITA.
Peristiwa pohon tumbang awalnya diketahui oleh warga yang mendengar suara retak disusul bunyi gedebluk yang sangat keras. Warga kemudian mencari sumber suara tersebut.
Dalam keadaan gelap, warga mendapati dahan pohon beringin sepanjang 25 meter dengan diameter 1 meter tumbang. Posisi tumbang, persis menimpa bangunan pagar penyengker pura.
Lantaran situasi malam hari, maka evakuasi berlangsung Senin (2/10). Petugas dari BPBD Gianyar melakukan pemotongan pohon yang menimpa bangunan untuk memudahkan akses ke pura.
"Petugas telah melakukan pemotongan pohon dengan mengerahkan anggota TRC BPBD Gianyar beserta armada dan perlengkapan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar Gusti Ngurah Dibya Presasta seizin Kalaksa.
Sekitar pukul 10.40, kegiatan pemotongan telah rampung. "Penyebab kejadian lapuk," ujar dia.
Saat kejadian, tidak ada korban yang melintas. Kerugian akibat musibah tersebut mencapai Rp 5 juta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 532 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 478 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 369 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 315 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun