Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Tim SAR Evakuasi Dua Nelayan Jembrana Terombang-ambing di Laut
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tim SAR Jembrana berhasil mengevakuasi dua nelayan yang terombang-ambing di perairan selatan Yeh Embang, Jembrana, setelah jukung yang mereka tumpangi mengalami mati mesin pada Sabtu (22/3/2025).
Koordinator Pos SAR Jembrana, I Dewa Hendri Gunawan, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat dua warga Banjar Yeh Kuning berangkat melaut mencari ikan sekitar pukul 06.00 WITA. Namun, sekitar pukul 13.00 WITA, mesin jukung mengalami kerusakan sehingga mereka terjebak di tengah laut tanpa bisa kembali ke daratan.
"Kami menerima laporan permintaan evakuasi sekitar pukul 14.10 WITA dari Bapak Dewa Ketut Tirtayasa. Setelah itu, tim segera dikerahkan ke lokasi," ujar I Dewa Hendri Gunawan.
Sebanyak lima personel SAR diterjunkan menggunakan rubber boat untuk melakukan pencarian. Setelah 40 menit, korban yang diketahui bernama Dewa Yudi (51) dan Dewa Komang Sudiana (62) ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka kemudian dievakuasi ke Pantai Yeh Kuning, sementara jukung yang mengalami kerusakan ditarik oleh nelayan setempat.
Sekitar pukul 17.00 WITA, korban berhasil tiba di daratan dan langsung dirujuk ke Puskesmas II Yeh Kuning menggunakan ambulans PMI Jembrana untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Pos SAR Jembrana, Pol Air Polres Jembrana, Bhabinkamtibmas Desa Yeh Kuning, PMI Jembrana, Potensi SAR 115, nelayan setempat, serta keluarga korban.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 895 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 754 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 572 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 537 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik