Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Timbunan Material Usik Jalur Mudik
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Para pemudik tahun ini wajib ekstra hati-hati saat melintasi jalan lintas Denpasar-Gilimanuk. Pasalnya, sejumlah gundukan material masih berserakan di jalan lintas Jawa-Bali tersebut yang berpotensi mengundang petaka bagi pengguna jalan yang melintasinya.
Seperti gundukan material yang di jalan Denpasa-Gilimanuk tepatnya di wilayah Desa Sumbersari, Melaya hingga memasuki hutan Klatakan dan Penginuman. Gundukan material untuk perataan jalan di wilayah tersebut meluber hingga melewati badan jalan.
Tentunya hal ini sangat membahayakan pengguna jalan apalagi di ruas jalan tersebut tidak dilengkapi dengan marka jalan dan lampu jalan yang cukup. Lantaran berserakan hingga memasuki badan jalan, kendaraan roda empat ke atas mesti melewati serakan material tersebut.
Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dihubungi, Kamis (27/8) mengakui kalau timbunan material yang meluber hingga ke badan jalan itu sangat mengganggu arus lalu lintas.
Suardana mengaku sudah melayangkan surat kepada dinas terkait guna menghimbau masyarakat ataupun pelaksana proyek agar tidak menimbun material hingga ke bahu jalan.
Selain itu, kata Suardana, masyarakat maupun pelaksana proyek yang menimbun material di jalan mesti melengkapinya dengan rambu hati-hati.
“Ini harus menjadi perhatian kita semua. Bagi masyarakat kadang menaruh material bangunan hingga ke badan jalan, saya harapkan dibersihkan,” ujarnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1243 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 966 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 797 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik