Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tipat Kuah, Ketupat Berkuah Rempah-Rempah
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebuah warung makan di Denpasar Bali mempunyai sebuah menu andalan yang disebut tipat kuah, ketupat yang disiram dengan kuah bumbu rempah-rempah. Karena rasanya yang lezat, tipat kuah ini disukai berbagai kalangan.
Warung tipat kuah khas Bali ini terletak di Jalan Drupadi Renon Denpasar. Setiap harinya, warung sederhana ini selalu ramai dikunjungi pembeli dari berbagai kalangan di Bali.
Di tempat ini, pengunjung yang datang dapat menikmati menu andalan yakni tipat kuah khas Bali. Untuk dapat menikmati seporsi tipat kuah plus minuman, pembeli hanya membayar sebesar Rp 10.000.
Tipat kuah ini beda dengan makanan ketupat lainnya, karena kacang tidak diulek tapi disajikan utuh. Rasanya juga campur-campur,†kata Ayu Made Pungki, penggemar tipat kuah dari Denpasar.
Tipat kuah merupakan campuran dari ketupat yang diiris tipis, ayam betutu(panggang) yang sudah disuwir (dipotong kecil kecil), gorengan usus ayam, sate lilit ayam, lawar(makanan tradisional bali) buah nangka, dan kacang goring. Selain itu juga ditambahkan sambal bawang mentah, jagung goring, dan terakhir disiram kuah bumbu rajang dari berbagai macam bumbu rempah-rempah.
Berawal dari coba-coba, usaha warung tipat kuah ini mulai dirintis 15 tahun lalu dan dijual di warung kaki lima. Menu yang disajikan merupakan resep warisan keluarga dan diklaim sebagai tipat kuah bumbu rempah pertama di Bali.
Setelah dibuka belasan tahun, warung ini kini bisa menjual 80 hingga 100 porsi tipat kuah, dengan pemasukan hingga satu juta rupiah per harinya, kata Made Suarka, pengelola warung.
Jadi jika anda sedang berlibur di Bali, tak ada salahnya mencoba menu tipat kuah ini. Lidah Anda dijamin akan merasakan sensasi bumbu yang lain daripada yang pernah Anda coba sebelumnya. (Bob)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 737 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 559 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan