Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
TNI dan Tentara Amerika Latihan Bersama Penerbangan Hercules
BERITABALI.COM, NTB.
TNI Angkatan Udara Indonesia dan tentara US-PACAF menggelar latihan bersama (Latma) Pacific Airlift Rally (PAR) 2021 yang dilaksanakan selama empat hari di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk meningkatkan keterampilan dan kemahiran penerbang C130 Hercules,
Latihan PAR-21 yang dimulai pada Senin (6/9) dan berakhir Jumat (10/9 tersebut adalah guna mendukung kegiatan bantuan kemanusiaan dan penanganan bencana melalui media udara.
PAR-21 sesuai konsepnya adalah program latihan United State Air Force (USAF) bersama negara-negara Asia-Pasifik dalam mendukung kegiatan bantuan kemanusiaan dan penanganan bencana melalui media udara dengan penerjunan barang, khususnya untuk membantu korban bencana alam yang lokasinya tidak dapat ditembus melalui jalan darat.
Pada masa pandemi Covid-19 yang masih terjadi, latihan kali ini hanya diikuti oleh dua negara saja yaitu Indonesia dan Amerika Serikat. Dalam hal ini TNI AU mengerahkan satu unit pesawat C130 Hercules A-1323 dari Skadron Udara 33 Lanud Hasanuddin Makassar dan dari Angkatan Udara Amerika Serikat mengerahkan satu unit pesawat C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 36, Wing Udara 374 yang berbasis di pangkalan udara Yokota, Jepang.
Kedua pesawat ini lepas landas dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) Lombok, secara bergantian dengan rute yang telah ditentukan. Kedua pesawat akan melaksanakan Flying Training Exercise (FTX).
Selain itu dilaksanakan pula latihan Command Post Exercise (CPX) dan diakhiri penerjunan barang bantuan dengan teknik tertentu. Yakni Container Delivery System (CDS) di daerah latihan penembakan atau Area Weapon Range (AWR) Lanud TGKH M Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Rambang Lombok Timur.
Pesawat TNI AU di bawah kepemimpinan Komandan Skadud 33, Letkol Pnb Ari Susiono beserta kru, menerjunkan satu bundel CDS melalui udara. Dari ketinggian 600 feet yang beratnya sekitar 600 kg. Secara bergantian pesawat dari US-PACAF juga menerjunkan satu bundel CDS melalui udara, dengan berat sekitar 500 kg.
Komandan Lanud ZAM, Kolonel Pnb Khairun Aslam didampingi Kadislog turut meninjau pelaksanaan penerjunan barang di AWR Rambang.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 352 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 304 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 284 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun