Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Toko di Sukasada Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebuah toko yang menjual kebutuhan pokok, perlengkapan sembahyang, dan pakaian di Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, ludes dilalap api pada Selasa (7/7/2026) pagi. Polisi menduga kebakaran dipicu oleh dupa yang masih menyala.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 Wita. Bangunan yang terbakar diketahui merupakan milik Kadek Ayu (57).
Berdasarkan keterangan korban, sekitar pukul 06.00 Wita ia datang ke toko untuk melakukan persembahyangan di empat pelangkiran yang berada di dalam bangunan. Setelah selesai sembahyang, korban meninggalkan toko sekitar pukul 08.00 Wita dengan dupa yang masih menyala.
"Kurang lebih 30 menit kemudian, tetangga korban melihat asap tebal disertai kobaran api muncul dari dalam toko. Korban kemudian diberi tahu dan langsung menuju lokasi," ujar Iptu Yohana.
Saat tiba di lokasi, api telah membesar dan melahap hampir seluruh isi toko. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan selang air PDAM, namun api sulit dikendalikan hingga petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Setelah dilakukan upaya pemadaman, kobaran api berhasil dijinakkan sekitar 30 menit kemudian sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Inafis bersama Unit Reskrim Polsek Sukasada mengarah pada dugaan bahwa kebakaran dipicu oleh dupa yang jatuh ke material yang mudah terbakar.
"Seluruh barang dagangan hingga uang tunai sekitar Rp1,2 juta yang berada di meja kasir hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun total kerugian ditafsir mencapai Rp 300 juta," kata Iptu Yohana.
Baca juga:
4 Hektare Perkebunan Warga Kubu Terbakar
Polres Buleleng mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan dupa, lilin, maupun kompor. Sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha, masyarakat diminta memastikan sumber api benar-benar telah padam guna mencegah kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3046 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2082 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2044 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun