Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Tokoh Tri Dharma Dilaporkan ke Polisi
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
http://beritabali.com/tag/konghucuDua orang tokoh Tri Dharma di Buleleng dilaporkan ke Mapolres Buleleng lantaran telah dinilai melakukan pelecehan terhadap agama Konghucu saat melakukan sebuah prosesi pernikahan di Klenteng Lee Gwan Kiong Singaraja.
Majelis Agama Konghucu Singaraja, Senin (9/3) siang akhirnya menempuh jalur hukum atas dugaan pelecehan dan penghinaan agama yang dilakukan dua tokoh Tri Dharma, Nyoman Wijaya Tirta dan Hindarto Halim saat memimpin sebuah prosesi pernikahan di Kelenteng Lee Gwan Kiong, Eks Pelabuhan Buleleng.
“Dugaan penodaan agama Konghucu tersebut berawal dari ketersinggungan Majelis Agama Konghucu Singaraja saat menyaksikan sebuah rekaman prosesi pernikahan di Kelenteng Lee Gwan Kiong, sebab prosesi yang dilakukan secara Konghucu, namun dalam surat pernikahan dimasukan agama lain, sehingga ini dianggap sebagai peleceehan, demikian juga dalam prosesi ury pakaian pemimpin upacaranya menggunakan pakaian konghucu,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Kasus dugaan pelecehan agama tersebut masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan polisi dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi yang terkait dalam proses upacara pernikahan itu.
” Kita periksa saja dulu saksi-saksi untuk proses penyidikan dan penyelidikan kasus ini,” ujar Sudirsa.
Berdasarkan laporan Majelis Agama Konghucu Singaraja atas dugaan pelecehan agama konghucu, polisi telah menyita sebuah rekaman prosesi pernikahan di Klenteng Lee Gwan Kiong termasuk memeriksa dua pengurus Majelis Agama Konghucu Singaraja. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 471 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 379 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 309 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan