Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Tolong Istri Tetangga, Jimin Malah Tewas Kesetrum
BERITABALI.COM, BULELENG.
Nasib sial menimpa Wayan Jimin. Warga asal Desa Tirta Sari, Kecamatan Banjar itu tewas terkena setrum listrik setelah berupaya menolong istri tetangganya yang kesetrum.
Pahumas Polres Buleleng, Kompol Khaidar Latief, jumat (30/11) siang di Mapolres Buleleng mengungkapkan, awal peristiwa itu bermula saat melihat istri tetangganya terkena aliran listrik.
“Melihat istri tetangganya terkena setrum, langsung saja korban berupaya menolong,” ungkap Pahumas.
Dari laporan di Mapolsektif Banjar menyebutkan, tewasnya korban diduga kuat akibat mengambil stop kontak yang masih berisi aliran listrik, padahal sebelumnya oleh Putu Merta telah dilarang untuk diambil.
"Saat itu saksi sudah melarang korban untuk memegang kawat kontak karena masih ada setrum.
Tetapi korban tak menghiraukan dengan alasan bahwa kawat itu sudah tidak ada aliran setrum. Korban lanjut mengambil kawat kontak itu dan terkena strum,” papar Khaidar Latief.
Saat Wayan Jimin terkena listrik, saksi Ketut Merta berupaya menolong dengan memukul kawat mengunakan pelepah pisang. Namun sayang, saksi pun kena setrum sampai akhirnya saksi tidak bisa berbuat apa dan korban pun meninggal di TKP.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3046 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2082 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2044 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun