Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Turis Belanda Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Aksi Perampokan dengan modus coblos ban beraksi di Buleleng. Bahkan seorang Warga Negara Belanda kehilangan uang ratusan juta rupiah yang disimpan di belakang jok depan mobil.
Peristiwa dugaan perampokan yang menimpa Warga Negara Belanda, Wilhelmus Andrianus Maria Meulenbroeks yang beralamat di Desa Dencarik Kecamatan Banjar hingga Senin (9/3) sore masih belum menemukan titik perampokanrang.
Aksi perampokan yang mengakibatkan lenyapnya uang tunai yang diambil dari sebuah Bank di simpang tiga Desa Pemaron diperkirakan telah direncanakan para pelakunya.
“Berdasarkan laporan korban ke Mapolres Buleleng diperkirakan pelaku aksi pencurian atau perampokan yang menimpa Warga Negara Belanda sempat akan membantu korban, namun keinginan tersebut ditolak, sayangnya ciri-ciri pelaku tidak diketahui,” ujar Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Berdasarkan sejumlah laporan dan pengalaman berbagai aksi pencurian atau perampokan dengan coblos ban tersebut, kerap menimpa salah satu nasabah bank swasta dengan cara meletakkan paku pada ban mobil korban yang sedang parkir.
” Memang dalam aksinya pelaku ini selalu mengincar nasah di BCA,” tegas Sudirsa.
Sementara, berdasarkan laporan korban Wilhelmus Andrianus Maria Meulenbroeks, Warga Negara Belanda yang menetap di Desa Dencarik, awalnya tidak curiga dengan ban mobil yang gembos.
Saat berada di simpang tiga Pemaron, ban belakang sebelah kiri diganti dengan ban cadangan. Saat menganti ban tersebut, korban tidak curiga dengan kedatangan sesorang yang tidak dikenal menawarkan bantuan. Korban baru sadar kehilangan uang sebesar Rp 123 juta rupiah setelah tiba di rumah.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli