Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Ukraina Tembak Jatuh 5 Pesawat dan Satu Helikopter Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ukraina mengklaim menembak jatuh lima pesawat dan satu helikopter Rusia pada hari ini, Kamis (24/2). Perang pun kian membara.
"Menurut Komando Pasukan Gabungan, hari ini, 24 Februari, di daerah operasi Pasukan Gabungan, lima pesawat dan satu helikopter pihak penyerang ditembak jatuh," ujar seorang staf umum tentara Ukraina.
Meski demikian, Rusia membantah laporan ini melalui pemberitaan di media pemerintah, RIA Novosty. Perang membara setelah Presiden VladimirPutin resmi mengumumkan operasi militer khusus diDonbas, wilayah diUkraina yang dikuasai kelompok separatis pro-Moskow.
"Saya telah membuat keputusan untuk mengerahkan sebuah operasi militer (ke Ukraina timur)," kata Putin dalam pidato singkat.
Tak lama setelah itu, ledakan terjadi di berbagai titik di Ukraina, salah satunya di ibu kota, yakni Kiev.
Konflik Ukraina-Rusia mulai membara usai Putin mengakui kemerdekaan wilayah di Ukraina timur, Donetsk dan Luhansk. Dua daerah ini merupakan wilayah yang dikuasai kelompok separatis pro-Moskow.
Tindakan Putin membuat geram sejumlah negara. Inggris, Kanada, Jerman, dan beberapa negara lain sepakat untuk menjatuhkan sanksi ke Moskow.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4268 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1448 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 946 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun