Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Ulat Bulu di Bali Lebih Dari 10 Spesies
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jenis spesies ulat bulu yang ada di Bali saat ini diperkirakan sekitar 10-15 jenis spesies. Namun hingga saat ini baru 3 jenis ulat bulu yang mengalami ledakan populasi dan menyerang tanaman. Dimana ketiga jenis ulat bulu tersebut berasal dari family Lymantriidae.
Anggota Tim Peneliti Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof Wayan Suparta saat ditemui Beritabali.com di Denpasar, Kamis (14/5/2011) menyatakan selama ini hama ulat bulu di Bali hanya dianggap sebagai hama minor. Tetapi akibat dampak perubahan iklim telah menyebabkan hama ulat bulu mengalami ledakan populasi.
�Ulat ini sebelumnya merupakan hama minor, hama yang kurang penting, sehingga petani dan masyarakat tidak terlalu awas, tidak terlalu peduli sebelumnya, karena dia tidak pernah menimbulkan bencana, ketika adanya perubahan iklim sekarang justru terjadi perubahan status dari hama minor menjadi hama utama atau hama penting,� Prof Wayan Suparta.
Wayan Suparta menegaskan dengan dampak perubahan iklim seperti saat ini sangat memungkinkan sekali berbagai jenis spesies hama ulat bulu yang ada di Bali mengalami ledakan populasi.
Ledakan hama ulat bulu ini akan semakin sulit dikendalikan akibat ledakan populasi dalam jumlah besar dan hilangnya predator alami dari hama tersebut. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2317 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan