Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Upacara Pemelepeh Jagat Perangi Covid-19 di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Ny. Kristiani Suiasa, melaksanakan persembahyangan Purnama Kedasa di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, Selasa (7/4).
[pilihan-redaksi]
Persembahyangan bersama yang juga serangkaian dengan upacara pemelepeh jagat yang dilaksanakan oleh Pemkab Badung sebagai salah satu upaya yang ditempuh secara niskala guna memerangi pandemi wabah kesehatan covid-19 yang ada di wilayah Kabupaten Badung khususnya dan Bali pada umumnya ini Dipuput oleh Ida Pedanda Gede Buruan saking Griya Pesraman Darmasaba.
Persembahyangan juga diikuti Ketua PHDI Kabupaten Badung Gede Rudia Adiputra serta Kepala OPD dan karyawan karyawati di lingkungan Pemkab Badung.
Wabup Suiasa menerangkan pelaksanaan Upacara Pemelepeh Jagat yang berlangsung di pura Lingga Bhuwana Puspem Badung ngadegang dua Bethara Tirta, masing-masing Bethara Tirta Pura Pucak Mangu dan Betara Tirta Pura Batubolong sebagai simbolis keselarasan dunia pada konsep segara gunung.
"Hari ini merupakan purnama kedasa yang dalam konsep Agama Hindu merupakan hari yang sangat suci untuk menggelar Upacara Yadnya. Berkaitan dengan hal itu kami segenap jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung melaksanakan Upacara Pemelepeh Jagat disertai dengan menghaturkan Banten Bendu Piduka di Parahyangan Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung," jelasnya seraya mengatakan upacara ini dilaksanakan guna menghilangkan segala macam jenis merana sasab dan gering yang terjadi saat ini seperti Covid-19.
Wabup mengatakan melalui pelaksanaan kegiatan upacara ini sebagai bentuk permohonan kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa sebagai penguasa alam semesta agar beliau selalu memberikan perlindungan kepada alam semesta beserta isinya dan wabah kesehatan ini cepat berlalu sehingga kehidupan umat manusia bisa berjalan normal kembali.
Hal ini juga dapat dijadikan sebagai momentum untuk introspeksi diri bahwa manusia sebagai mahluk individu dan mahluk sosial agar senantiasa menghormati Sang Hyang Pencipta dan alam semesta ini sehingga keharmonisannya selalu terjaga.
"Untuk itu mari kita bersama-sama meminta pengampunan atas segala dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat sebagai umat manusia sekaligus memohon anugerah kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa sehingga alam semesta beserta isinya selalu dalam lindunganNya," ajak Suiasa seraya menambahkan virus ini terjadi atas kehendakNya, maka pihaknya juga memohon kehadapan Sang Hyang Widhi agar virus ini juga bisa dihilangkan dari muka bumi ini.
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4482 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2297 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1869 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1026 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun