Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Upaya Perangi Sampah Plastik di Pantai Masceti
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Upaya memerangi sampah plastik terus dilakukan di Bali. Pesisir pantai di Bali menjadi salah satu sasaran pembersihan sampah plastik yang dilakukan oleh para relawan.
Upaya bersih-bersih sampah plastik ini antara lain dilakukan di Pantai Masceti, Gianyar, Bali, hari Rabu (13/11). Kegiatan ini diikuti puluhan relawan dari wilayah Denpasar dan juga Gianyar.
Dalam kegiatan bersih pantai ini, para relawan menyisir pantai yang sering dikunjungi wisatawan. Relawan membersihkan pesisir pantai terutama dari sampah plastik yang sebelumnya berserakan di bibir pantai.
Sampah plastik dan jenis sampah lainnya kemudian dikumpulkan dalam kantong plastik besar sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir. Sampah plastik bekas pembungkus makanan menjadi sampah dominan yang berhasil dikumpulkan dalam aksi ini.
"Kegiatan bersih pantai ini dalam rangka menyambut HUT PT Ibu Jero tahun 2019. Kami fokuskan pada pembersihan sampah plastik yang ada wilayah Pantai Masceti ini," ujar Dewa Putu Suyasa, pihak penyelenggara kegiatan bersih pantai di Masceti Gianyar.
Selain di pantai Masceti Gianyar, kegiatan ini juga akan dilakukan di pantai lainya di Bali. Lewat kegiatan ini, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan terutama pesisir pantai diharapkan akan semakin meningkat.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 631 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 598 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 374 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 317 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun