Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Usia Belasan Sudah Lakukan Hubungan Seksual
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil survey lembaga pemerhati remaja Yayasan Kita Sayang Remaja (Kisara) Bali menunjukkan dari 10 pelajar di Bali tercatat 4 diantaranya sudah pernah melakukan hubungan seksual. Kondisi ini yang diperkirakan menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus HIV/AIDS di kalangan pelajar di Bali.
Dimana tercatat sekitar lebih dari 3.700 kasus penularan HIV/AIDS di Bali, 40 persennya terjadi pada kelompok remaja. Kondisi yang cukup mengagetkan terjadi pada remaja umur antara 20-29 tahun.
Koordinator Dewan Pengarah Kisara Bali dr. Okanegara pada keteranganya di Renon (12/11) mengungkapkan dalam beberapa
kasus penularan HIV/AIDS di Bali, kini juga ditemukan penularan HIV/AIDS pada remaja yang berumur belasan tahun.
“hubungan seksual pada remaja di usia belasan ini merupakan warning bagi kita, dan ini menjadi ancaman akan penularan HIV/AIDS pada remaja”tutur dr. Okanegara.
Koordinator Dewan Pengarah Kisara Bali dr. Okanegara menyebutkan jika dilihat lebih spesifik persentase jumlah kasus penularan HIV/AIDS dalam rentang umur belasan tahun tersebut sekitar 10 persen.
Okanegara berharap pemerintah daerah Bali memasukkan pendidikan reproduksi kedalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah di Bali. Hal ini agar pelajar lebih memahami tentang kesehatan reproduksi dan seksual.(mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5465 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3470 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2302 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan