Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Viral Jalan Kompleks Ditutup, Mau Masuk Bayar Rp20 Ribu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar sebuah video menampilkan seorang warga yang diminta untuk membayar tarif buka pagar di jalan kompleknya.
Video itu dibagikan oleh akun Instagram @kamerapengawas, Kamis (1/7/2021).
Dalam video tersebut, tampak seorang warga yang hendak masuk ke jalan komplek rumahnya.
Akan tetapi, jalan komplek tersebut ditutup pagar karena peraturan RT setempat.
Seorang penjaga pagar tersebut meminta agar warga itu memberikan uang rokok atau tarif sebesar Rp20 ribu.
Kronologi
Berdasarkan unggahan tersebut, awalnya warga itu hendak masuk ke dalam komplek rumahnya yang ditutup pagar oleh RT setempat.
Hal tersebut lantaran peraturan RT setempat karena adanya lockdown lokal.
Unggahan tersebut menyebutkan, lokasi kejadian itu berada di daerah Jalan H. Ismail, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (1/7/2021).
Saat hendak masuk ke dalam kompleknya, si pengendara mobil tersebut dicegat oleh penjaga gerbang komplek itu.
Seorang pria tampak meminta uang rokok atau tarif Rp20 ribu kepada warga yang tinggal di sana.
Pria tersebut meminta warga yang ingin masuk untuk membayar agar dapat dibukakan pagarnya.
"Rumah pengendara mobil tersebut di Jl. H. Ismail yang tertutup pagar dikarenakan lockdown peraturan RT setempat. Dan ada seorang didaerah tersebut yang meminta uang rokok atau tarif 20k kepada warga yang tinggal disana supaya bisa dibukakan pagarnya," tulis akun tersebut.
Dalam video tersebut, si pengendara mobil itu tak terima ketika dirinya diminta untuk membayar lantaran ia warga komplek tersebut.
Namun, pria yang menjaga gerbang itu beralasan hal tersebut untuk menjaga keamanan.
Pria itu pun terus memaksa agar si pengendara mobil memberikannya uang apabila mau dibukakan pagar.
Komentar Warganet
Unggahan tersebut pun mencuri perhatian dari warganet. Mereka ikut berkomentar mengenai kejadian itu.
"Mengambil kesempatan dikala ada musibah adalah seburuk-buruknya manusia," ujar warganet.
"Tuhkan di bisnisin," komentar warganet.
"Bener, Covid jadi buka peluang usaha baru, pantes nggak ilang-ilang," timpal warganet.
"Akibat pandemi kelakuan orang makin parah," kata warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1996 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun