Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Viral Pedagang Bakso di Darmasaba Berdarah, Ini Faktanya

Senin, 17 Januari 2022, 19:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Viral Pedagang Bakso di Darmasaba Berdarah, Ini Faktanya.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemilik warung bakso inisal M alias Bu I (43) di Jalan Raya Darmasaba Banjar Bucu, Kecamatan Abiansemal, Badung viral di media sosial (medsos) lantaran sedang memegang kepalanya yang berdarah. 

Para netizen menyebut kalau ini ulah debt colector yang sedang menagih utang. Kapolsek Abiansemal Kompol Ruli Agus Susanto, SH, MH mendengar laporan tersebut langsung bersama anggotanya melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, menurut Kompol Ruli, Senin (17/1), kejadiannya pada Sabtu (15/1) pukul 13.30 WITA dan dilaporkan pukul 16.00 WITA. Hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, seperti ini.

"Kronologisnya begini sekitar setengah jam setelah buka warung datang SN (24) bersama temannya. Tujuan kedatangannya untuk menagih cicilan kepada ibu pedagang bakso. Karena baru buka dan baru dapat jualan Rp 5.000, pedagang bakso menyuruh penagih datang sore hari," Jelasnya.

"M mengakui punya kewajiban bayar cicilan Rp25 ribu tiap hari. Terjadilah perdebatan antara mereka. Saat terjadi perdebatan itu, M (Pedagang bakso) memukul helm yang dipakai penagih, lalu penagih  mendorongnya," ujar Kompol Ruli.

Selanjutnya ibu pedagang bakso mengambil kursi yang ada di warungnya dan bermaksud dipakai memukul penagih (SN red). Namun SN langsung memegang kursi tersebut sehingga kaki kursi mengenai  dahi ibu pedagang bakso. 

Akibatnya dahi bu pedagang bakso terluka dan mengeluarkan darah. Atas kejadian ini ibu pedagang bakso  melaporkan ke Polsek Abiansemal. 

Hasil pemeriksaan ibu pedagang bakso,  mengakui pinjam uang Rp500 ribu dan pembayarannya dicicil setiap hari Rp 25 ribu. Saat ini sudah dibayarkan lebih kurang Rp300.000. Sisanya belum bisa dibayarkan karena dia belum punya uangnya.

"Karena nada bicara SN tidak enak didengar sehingga M emosi lalu memukul helm yang dipakai penagih utang. Bu pedangang bakso juga mengakui mengambil kursi di TKP dan mau dipakai memukul SN. Tapi kursi tersebut ditangkap oleh SN. Kaki kursi tersebut mengenai dahinya, sehingga luka dan dijarit 3 jahitan," ungkap ibu pedagang bakso 

Atas kejadian tersebut kedua belah pihak menyadari kesalahannya dan menyelesaikan secara kekeluargaan. M (pedagang bakso)  tidak mau melanjutkan perkara ini ke proses hukum dengan membuat surat pernyataan perdamaian. Sementara SN sepakat untuk membantu semua biaya pengobatan Munaiyah.

"Jadi tidak ada debt colector dalam kejadian ini, seperti yang disebutkan di medsos. Itulah Kronologisnya yang sebenarnya," ungkap Kapolsek Abiansemal.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami