Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Viral Pedagang Bakso di Darmasaba Berdarah, Ini Faktanya
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemilik warung bakso inisal M alias Bu I (43) di Jalan Raya Darmasaba Banjar Bucu, Kecamatan Abiansemal, Badung viral di media sosial (medsos) lantaran sedang memegang kepalanya yang berdarah.
Para netizen menyebut kalau ini ulah debt colector yang sedang menagih utang. Kapolsek Abiansemal Kompol Ruli Agus Susanto, SH, MH mendengar laporan tersebut langsung bersama anggotanya melakukan penyelidikan.
Dari hasil penyelidikan, menurut Kompol Ruli, Senin (17/1), kejadiannya pada Sabtu (15/1) pukul 13.30 WITA dan dilaporkan pukul 16.00 WITA. Hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, seperti ini.
"Kronologisnya begini sekitar setengah jam setelah buka warung datang SN (24) bersama temannya. Tujuan kedatangannya untuk menagih cicilan kepada ibu pedagang bakso. Karena baru buka dan baru dapat jualan Rp 5.000, pedagang bakso menyuruh penagih datang sore hari," Jelasnya.
"M mengakui punya kewajiban bayar cicilan Rp25 ribu tiap hari. Terjadilah perdebatan antara mereka. Saat terjadi perdebatan itu, M (Pedagang bakso) memukul helm yang dipakai penagih, lalu penagih mendorongnya," ujar Kompol Ruli.
Selanjutnya ibu pedagang bakso mengambil kursi yang ada di warungnya dan bermaksud dipakai memukul penagih (SN red). Namun SN langsung memegang kursi tersebut sehingga kaki kursi mengenai dahi ibu pedagang bakso.
Akibatnya dahi bu pedagang bakso terluka dan mengeluarkan darah. Atas kejadian ini ibu pedagang bakso melaporkan ke Polsek Abiansemal.
Hasil pemeriksaan ibu pedagang bakso, mengakui pinjam uang Rp500 ribu dan pembayarannya dicicil setiap hari Rp 25 ribu. Saat ini sudah dibayarkan lebih kurang Rp300.000. Sisanya belum bisa dibayarkan karena dia belum punya uangnya.
"Karena nada bicara SN tidak enak didengar sehingga M emosi lalu memukul helm yang dipakai penagih utang. Bu pedangang bakso juga mengakui mengambil kursi di TKP dan mau dipakai memukul SN. Tapi kursi tersebut ditangkap oleh SN. Kaki kursi tersebut mengenai dahinya, sehingga luka dan dijarit 3 jahitan," ungkap ibu pedagang bakso
Atas kejadian tersebut kedua belah pihak menyadari kesalahannya dan menyelesaikan secara kekeluargaan. M (pedagang bakso) tidak mau melanjutkan perkara ini ke proses hukum dengan membuat surat pernyataan perdamaian. Sementara SN sepakat untuk membantu semua biaya pengobatan Munaiyah.
"Jadi tidak ada debt colector dalam kejadian ini, seperti yang disebutkan di medsos. Itulah Kronologisnya yang sebenarnya," ungkap Kapolsek Abiansemal.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1996 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun