Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Viral Penjarah Sesari Banten di Pantai Siyut, Dicari Pihak Desa Adat, Janji Tak Ulangi
beritabali/ist/Viral Penjarah Sesari Banten di Pantai Siyut, Dicari Pihak Desa Adat, Janji Tak Ulangi.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Video pemuda menjarah sesari banten di saat pemedek sedang ramai, mendadak viral di media sosial. Pemuda yang menutup wajah mereka dengan baju itu nekat mengambil sesari berupa uang di tempat sajen yang berlokasi di Pantai Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar.
Padahal, peruntukan sesari itu biasanya diberikan untuk keperluan pengurus tempat suci. Selain itu, bisa juga diberikan kepada pemangku.
Namun bak aksi barbar dilakukan para pemuda itu. Mereka naik bale banten, kemudian merogoh sok kasi (tempat banten) dan mengambil uangnya.
Aksi pemuda itu direkam dan diunggah di media sosial. Beragam tanggapan negatif tertuju pada aksi penjarahan itu.
Aksi penjarahan itu dibenarkan oleh Bendesa Tulikup Kelod, I Nyoman Sukara. Ia mengaku tiga pemuda itu berasal dari luar Desa Tulikup. Saat itu, pemedek yang tangkil dari kota Gianyar. Tentu aksi pemuda itu sudah mencoreng nama desa.
"Kejadian kami tidak tahu, tapi itu memang di wilayah kami. Tapi tiga pria itu bukan dari warga kami," jelas dia.
Menurut adat istiadat di desa, aksi dalam video tidak pantas. Tidak ada warga Tulikup yang lancang seperti itu. "Secara etika itu sudah tidak pantas dilakukan," ungkap dia.
Pihak desa langsung melakukan penelusuran dan telah menemukan tiga pemuda itu. "Kami berikan teguran, tidak boleh ulangi lagi," ungkap dia.
Pihaknya juga memohon maaf atas ketidaknyamanan terkait aksi itu. Ke depan, pecalang akan disiagakan lebih intensif.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1000 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli