Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Viral Seekor Buaya Naik ke Jalan Raya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Salah satu pengguna TikTok @vinokio053, membagikan video seekor buaya yang naik ke darat. Buaya tersebut naik dari danau ke jalan.
Warga yang melihat buaya itu terdengar heboh. Diduga penyebab buaya tersebut naik karena daerah sana diguyur hujan dua berturut-turut.
"Akibat hujan 2 hari tak berhenti buaya pun naik darat," tulis pengunggah dalam videonya.
Sejak diunggah dua hari lalu, video tersebut telah ditonton 10 juta kali. Komentar warganet yang menonton justru mengimajinasikannya sebagai buaya darat.
"Maaf kak pacar aku lepas," komentar salah satu warganet.
"Oh jadi pagi-pagi kamu izin pergi ke situ ya sayang," tulis yang lain
"Dia mencari wanita lain pasti," tambah lainnya.
"Mau jemput pacarnya itu," timpal warganet.
Warganet yang pria melarang warga untuk mengusir buaya itu sebab ia bagian dari kaum lelaki.
"Bang jangan diusir kan itu saudara kita para lelaki," komentar warganet.
"Sorry bang jangan pukuli, gue lagi ghosting cewek," tambah yang lain.
Ada juga waraganet yang berkomentar apabila buaya itu sedang bosan di air sehingga naik ke darat.
"Bosan saya di air mulu," tulis seorang warganet.
"Bosan dia di air," imbuh warganet lainnya.
"Maaf itu saya soalnya bosan di air terus," komentar warganet yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4640 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2447 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1136 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun