Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Viral Wanita Buka Jastip Minuman Kekinian
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Minuman kekinian ini bisa dibilang hits dikalangan generasi Y atau Z. Gerai Chatime banyak tersebar di pusat perbelanjaan besar seperti mal.
Nggak heran kalau harga segelas Chatime cukup mahal. Apalagi kemasannya juga bagus dari gelas yang berukuran besar dan ada tutupnya.
Tapi apa jadinya jika Chatime yang dikemas dalam gelas keren diganti sama bungkus plastik es?
Hal ini dilakukan oleh pengguna TikTok @miyunekooo. Dalam video tersebut ia sedang memindahkan puluhan gelas Chatime ke plastik es.
Alasan perempuan ini melakukan itu yakni untuk mempermudah ia membawa titipan puluhan Chatime.
"Jastipan biar enak bawanya ya diginiin (emot menangis)" tulisnya dalam video itu.
Diketahui bahwa ia tinggal di Lumajang dan membeli Chatime di Jember dengan naik montor.
Meskipun alasannya begitu warganet menangis melihat tingkah perempuan satu ini.
"Pecinta Chatime menangis melihat ini" tulis warganet kecewa.
"Padahal salah satu yang bikin rasanya enak adalah minum dari gelasnya. Kalau minum pakai plastik rasanya jadi mirip Pop Ice," komentar warganet.
"Chatime be like: Anjir nggak ada harga dirinya gue disamain sama teh sisri," celetuk yang lain.
"Chatime isinya yang mahal jadi dibungkus plastik," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4640 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2447 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1135 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun