Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Viral Warga Ungasan Mengeluh Air PDAM Keruh Hitam Kecokelatan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Viral di media sosial seorang warga Ungasan memperlihatkan kondisi air kamar mandinya yang terbilang tak biasa, pasalnya air tersebut warnanya sangat keruh dan hitam kecokelatan.
Layaknya air bekas kebanjiran yang sudah bercampur dengan tanah dan kotoran, air kamar mandi warga ini sungguh memprihatinkan.
Kejadian tersebut diketahui direkam oleh warga Ungasan, pada Kamis (21/12/23). Ia memperlihatkan dengan detil warna air yang terus keluar dari kran air di kamar mandinya.
Lantai kamar mandinya yang berwarna putih seolah menunjukkan dengan jelas bahwa warna airnya sangat keruh.
“Kondisi air PDAM di salah satu rumah warga di Ungasan,” tulis akun Instagram @punapibali, dikutip pada Kamis (21/12/23).
Tak hanya di kamar mandi, ia juga mencoba membuka kran wastafel tempatnya mencuci piring, namun hasilnya sama-sama keruh dan tak layak pakai.
Baca juga:
Air PDAM dan Gas LPG 3 Kg Kompak Naik, Ibu di Karangasem: Dapur Kami Tidak Baik-baik Saja
Menurut informasi, kejadian tersebut sudah terjadi sejak kemarin. Video yang diunggah akun Instagram @punapibali ini sontak mengundang berbagai macam komentar dari warganet.
“Kalo kayak Gini kita gak bisa complain pasti ada seribu alasan kalo telat bayar langsung di segel!!,” tulis akun @hans_shanghai.
“PDAM (Perusahaan Daerah Air “Minum”) yuk diminum ,” sahut akun @photobyjimie.
“Biasa kan gitu, bayar mahal kualitas sulit,” kata @bagusokasurya. (sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 588 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 464 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan