Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 15 Mei 2026
Wabup Kasta Perintahkan Dinas PU Terjunkan Excavator Bersihkan Material Longsor
Kamis, 7 Februari 2019,
15:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Wakil Bupati Klungkung Made Kasta perintahkan Dinas PU Pera untuk kembali menerjunkan alat berat berupa Loader atau Excavator, namun melalui jalur selatan dengan melewati jalur sungai yang sedang kering.
“Jika kita melakukan pembersihan dengan cara manual seperti ini, makan akan memakan waktu sangat lama, kasihan mereka para petani subak penasan yang sawahnya mengalami kekeringan akibat longsor ini. Tapi tadi saya sudah perintahkan kembali untuk terjunkan alat berat namun melewati aliran sungai ini sehingga alat berat tersebut berada di posisi yang aman dan nantinya dapat bekerja dengan maksimal,” ujar Wabup Kasta.
Hal itu terungkap saat Wabup Kasta meninjau proses pembersihan material longsor yang menutupi saluran air di perumahan BTN Penasan, Kecamatan Banjarangkan, Kamis (7/2/2019).
Proses pembersihan dilakukan secara swadaya dan gotong royong oleh sekitar 300 krama subak Penasan dengan menggunakan alat seadanya. Beratnya medan dan tebalnya material longsor yang terdiri dari tanah dan batu -batu besar menyebabkan proses pembersihan berjalan lambat.
Mengatasi hal ini, Wabup Made Kasta lantas menerjunkan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penyemprotan dengan tekanan air yang keras untuk memudahkan pembersihan.Setelah berjuang selama sekitar 1 jam, aksi petugas damkar yang didukung 3 unit mobil Damkar ternyata tidak mampu membersihan material untuk menemukan lorong air yang tersumbat tersebut.
Plt. Kadis PU PRPKP Nyoman Susanta mengatakan tebalnya material menyebabkan beratnya proses pembersihan saluran tersebut. Pihaknya bahkan pernah menerjunkan excavator, namun karena medan yang sangat terjal serta tanah yang sangat labil, menyebabkan alat tidak dapat bekerja maksimal.
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, longsor yang terjadi pada hari Senin (21/1) lalu ini, menyebabkan saluran air tersumbat material longsor. Akibatnya lahan subak Penasan seluas 154 hektar tidak mendapatkan aliran air sejak 18 hari lalu.
Berita Premium
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1342 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1029 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 869 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 774 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026