Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 28 September 2026
Wacana Maskot Kabupaten Bangli Bunga Gumitir Atau Padma?
Selasa, 19 Februari 2019,
15:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wacana menjadikan bunga gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli oleh Pemkab Bangli mendapat tandingan. Pendapat yang mengusulkan sekar padma (bunga teratai) sebagai maskot kabupaten yang berada di tengah-tengah Pulau Bali itu, ternyata juga mendapat dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat Bangli.
[pilihan-redaksi]
“Bagus itu, bunga tunjung kan banyak fungsinya, banyak digunakan untuk sarana upacara. Memang lebih kaya filosofi dibanding dengan gumitir,” kata Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles, Senin (18/2).
“Bagus itu, bunga tunjung kan banyak fungsinya, banyak digunakan untuk sarana upacara. Memang lebih kaya filosofi dibanding dengan gumitir,” kata Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles, Senin (18/2).
Meski demikian, ia mempertanyakan apakah sebuah maskot harus berupa bunga. Dinyatakan, ada banyak tanaman atau binatang khas Bangli dan bisa dijadikan maskot. Seperti Kopi Kintamani yang telah mendunia, begitu juga anjing Kintamani yang endemik Bangli.
“Apa tidak bisa kopi atau anjing Kintamani dijadikan maskot? Menurut saya, ada baiknya untuk menentukan maskot dilakukan pengkajian atau inventarisasi semua potensi yang ada di Bangli. Namun, terkait maskot ini memang masih dalam tataran wacana dari Bapak Bupati (Gianyar) di media, belum ada pembahasan dengan DPRD Bangli,” jelas politisi asal Batur, Kintamani itu.
Sementara dari kalangan akademisi, mantan Rektor IHDN Denpasar, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si menyatakan hal senada. Menurut akademisi yang juga berasal dari Bangli itu, sekar padma atau teratai memang layak dijadikan maskot. Teratai yang dalam bahasa Sanskerta disebut pangkaja (lahir dari lumpur) memiliki filosofi yang tinggi. Dia mampu hidup di tiga dunia, akar di tanah (lumpur), batang di air, dan bunga di udara.
“Pangkaja itu stana Ista Dewata, di puja pada Surya disebut sweta pangkaja madyaste dan seterusnya (teratai putih di tengah-tengah.., red), cocok untuk Bangli yang berada di tengah-tengah (Pulau Bali) sebagai padma bhuwana. Kalau gumitir menurut lontar Aji Janantaka adalah jelmaan darah Batari Durga, tan wenang (tak boleh) untuk memuja dewa,” ucapnya.
Hal berbeda dinyatakan I Dewa Gede Palguna. Hakim Mahkamah Konstitusi ini mengingatkan pemegang kebijakan agar berhati-hati menentukan pilihan. Suatu maskot hendaknya tidak ditetapkan sebagai ajang gagah-gagahan, paling tidak harus berfungsi sebagai edukasi, penyadaran, dan pembangkit semangat.
Maskot, kata dia, hendaknya juga diharapkan selaras dengan simbol Pemkab Bangli yang sudah ada. Maskot maupun simbol harus bermakna secara filosofis maupun praktis.
[pilihan-redaksi2]
“Saya belum punya referensi (tentang maskot). Kalau secara historis, bukankah Bangli konon dulu berupa alas jarak bang alias hutan jarak merah (ada pada lambang Pemkab Bangli, red)? Maka, harus tegas diferensiasi maskot dan simbol,” kata tokoh Bangli yang telah menjabat hakim MK sejak 2015 silam.
“Saya belum punya referensi (tentang maskot). Kalau secara historis, bukankah Bangli konon dulu berupa alas jarak bang alias hutan jarak merah (ada pada lambang Pemkab Bangli, red)? Maka, harus tegas diferensiasi maskot dan simbol,” kata tokoh Bangli yang telah menjabat hakim MK sejak 2015 silam.
Usulan penggunaan Sekar Padma sebagai maskot Bangli ini muncul dalam forum diskusi yang digagas DPK Peradah Indonesia Bangli, Bangli Sastra Komala, dan PC KMHDI Bangli bersama sejumlah elemen pemuda, komunitas, dan masyarakat akhir pekan lalu di Ruang Loka Sabha Sri Dana Diraja Lencana, DPRD Bangli itu.
Usulan ini mendapat dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat Bangli, mengingat Sekar padma dipandang kaya filosofis dan sejalan dengan kondisi ekoreligius Bangli yang sangat sentral bagi Bali. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8503 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5847 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3667 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2496 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026