Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Waktu Terbaik Dampingi Anak Remaja Belajar Menurut Sophia Latjuba
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebagai ibu dua anak, salah satu di antaranya masih berusia remaja, Sophia Latjuba mengaku memiliki waktu khusus untuk dampingi anak remajanya belajar, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.
Alih-alih menemani anaknya belajar di siang hari, Sophia lebih memilih meluangkan waktu di malam hari untuk mendampingi putri bungsunya, Manuella Aziza, belajar.
Bukan tanpa alasan, menurut Sophia, waktu malam adalah waktu terbaik anak remaja seperti Manuella untuk menerima pembelajaran.
Mengingat Sophia acap kali mendengar putrinya yang berusia 15 tahun itu asik mengoperasikan komputer dan mengetik tugasnya di malam hari.
"Aku tahu anak-anak saya karena teenager (remaja), mereka malem lagi ngeklik, memang hormonnya seperti itu. Jadi saya lebih interaktif sama dia itu di atas jam 8 malam. Itu otaknya sangat teenager itu sangat available di malam hari," ujar Sophia dalam diskusi bersama UNICEF Indonesia, Jumat (16/1/2021).
Di atas jam 8 malam itulah, ibu dari Eva Celia ini kerap menanyakan tugas, menanyakan hambatan Manuella saat belajar, dan apakah ia membutuhkan bantuan.
Sophia juga menambahkan bahwa anak remaja seperti Manuella tidak terlalu harus dikekang, karena ia sudah bisa melakukan tugas sekolahnya sendiri, meskipun tetap harus dalam pemantauan orangtua.
"Anak saya umur 15 tahun, dia sudah bisa jalan sendiri," pungkas Sophia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1851 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1686 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1258 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1119 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah