Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 23 September 2026
Wali Kota Bantah Denpasar Akan Sidak Vaksin, Ini Alasannya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus sembuh Covid-19 yang secara konsisten terus bertambah secara otomatis meningkatkan persentase kesembuhan.
Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu (21/5) diketahui kasus meninggal dunia nihil dan kasus sembuh bertambah sebanyak 4 orang. Sementara itu, kasus positif bertambah 1 orang.
Sejalan dengan kondisi itu Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara telah menyetop sidak masker yang selama pandemi digelar rutin.
Hal itu disampaikan Walikota saat menghadiri pembagian Bantuan Langsung Tunai di Markas Kodim 1611/ Badung belum lama ini.
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa sekarang di tempat terbuka sudah dibebaskan masker, tapi yang perlu diperhatikan tingkat vaksin booster kita sudah hampir 90 persen jadi kita tidak akan lakukan sidak masker lagi,” ungkapnya.
Dengan berhentinya sidak vaksin, berkembang isu bahwa Denpasar akan melakukan sidak vaksin. Terkait isu itu, Wali Kota secara tidak langsung membantah dengan mengatakan bahwa kebijakan itu tidak efektif.
“Mungkin karena sidak vaksin (booster), karena sudah 90 persen, mungkin kita untuk ketertiban umum seperti gepeng karena ada gepeng sampai mengganggu pariwisata,” ungkapnya.
Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 51.733 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 50.610 orang (97,83 persen), meninggal dunia sebanyak 1.104 orang (2,13 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 19 orang (0,04 persen).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar masih terkendali, tetapi masih ditemukan kasus penularan baru.
Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.
"Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8321 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5752 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3598 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar