Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Wanita Raup Untung Rp193 Juta dari Menjual ASI ke Binaragawan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Banyak atlet angkat besi sudah lama percaya bahwa nutrisi di dalam ASI dapat membantu membangun massa otot. Kepercayaan itu pun dimanfaatkan oleh seorang wanita bernama Mila De'brito asal Inggris.
Wanita satu anak ini berhasil menjual ASI miliknya ke para binaragawan. Bahkan, ia telah mendapatkan keuntungan 10.000 pound sterling atau sekitar Rp193 juta.
"Apakah kamu perempuan yang bisa menghasilkan 10.000 pound sterling dari menjual ASI ke binaragawan?" tulis Milla dalam video TikTok yang viral.
Milla telah 'menyumbangkan' 15 liter ASI miliknya. Unggahan itu pun menimbulkan banyak pertanyaan.
"Untuk semua orang yang berdebat tentang uang. Penjualan hanya dilakukan sampai waktu tertentu setelah hamil. Setelah itu, kualitas susu turun tetapi masih bisa dijual," sambungnya.
Terlepas dari bisnis Milla, para ahli mengatakan bahwa sebenarnya air susu ibu atau ASI tidak akan membangun massa otot.
"Tidak ada (kandungan) spesifik dalam ASI yang akan menyebabkan orang dewasa mendapat massa otot," jelas ketua divisi ginekologi Jacques Mortiz di Mount Sinai Roosevelt, New York.
Selama ini, penelitian hanya menunjukkan bahwa ASI bermanfaat untuk bayi. Hampir tidak ada studi yang melihat dampak baik dari ASI terhadap orang dewasa, apalagi binaragawan.
"Tidak ada alasan ilmiah," sambungnya kepada ABC News.
Bahkan, Database Nutrisi Nasional USDA juga menjelaskan bahwa ASI hanya mengandung 2,5 gram protein, malah lebih rendah dibanding susu sapi yang memiliki 7,9 gram. Susu sapi juga lebih tinggi gula dan lemak.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 596 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 471 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan