Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Cupel Dihantui Abrasi
Cupel
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ombak besar akibat angin kencang yang terjadi beberapa hari belakangan ini mengakibatkan warga masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Cupel Desa Cupel, Negara, Jembrana merasa ketakutan.
Pasalnya kejadian abrasi 2 tahun silam yang merubah 100 meter daratan menjadi lautan serta meluluhlantakkan rumah penduduk dan kuburan masih terus membayang di benak mereka.
Hariri (43) salah seorang warga yang tinggal di pesisir pantai Cupel saat ditemui Kamis (21/8) mengatakan kondisi cuaca seperti ini membuat dirinya dan seluruh warga di pesisir pantai Cupel tidak bisa tidur nyenyak.
"Kami harus tetap terjaga siapa tahu kejadian 2 tahun lalu terjadi lagi. Apalagi beberapa hari belakangan ini, hempasan ombak sudah mulai mamasuki rumah penduduk," ujarnya.
Dirinya merasa sedikit tenang dengan adanya krib (senderan) yang membantu menahan hempasan ombak. "Namun kami masih tetap khawatir bila krib tersebut dihantam ombak terus menerus pasti akan jebol juga," katanya.
Dari pantauan Beritabali.com di lapangan, beberapa bangunan sudah mulai terkikis ombak dan kemungkinan kalau terus menerus diterpa hempasan ombak besar ditakutkan bangunan tersebut akan ambruk. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5811 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2559 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan