Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Warga Keramas Nyaris Pagari Jalan Dalem Griya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Keramas, Blahbatuh, Minggu (23/11) tampak tegang, warga nyaris memagari Pura Dalem Griya yang terletak di Desa Pekraman Keramas, Blahbatuh dekat Jalan By Pas Ida Bagus Mantra.
Baca juga:
4 Tips Identifikasi Akun Online Shop Palsu
Pemicunya sepele, lantaran warga tak terima kalau tanah pelaba Pura Dalem Agung Keramas digunakan untuk membuat Pura Dalem Griya.
Paruman atau sangkepan Desa Pekraman Keramas, Blahbatuh, Minggu (23/11) nyaris diwarnai pemagaran Pura Dalem Griya yang diempon 80 KK dari Keluarga Ida Bagus setempat.
Untung saja, Bendesa Adat setempat, I Gusti Agung Artha Wijaya, jajaran kepolisian Gianyar, Polsek Blahbatuh serta TNI turun tangan, sehingga masalah ini bisa diredam.
Kendati demikian, jajaran Kepolisian tetap berjaga-jaga di lokasi sehingga segala kemungkinan bisa diantisipasi. Berdasarkan informasi dikumpulkan di lapangan, pemicu kejadian ini sangat sepele, lantaran Warga Keramas tak terima Kelompok Ida Bagus mepamit untuk ngaci di Pura Dalem Agung.
Selain mepamit sejak 2 tahun lalu, kelompok Ida Bagus tersebut juga membuat Pura Dalem Griya seluas 40 Are.
Dan yang tak diterima warga lagi, tanah yang digunakan merupakan tanah pelaba pura, bahkan sudah disertifikatkan atas nama kelompok tersebut.
Baca juga:
4 Tips Identifikasi Akun Online Shop Palsu
Kontan saja, kejadian ini menyulut kemarahan warga. Dan mendesak bendesa setempat untuk menyelesaikan masalah ini, sehingga ke depan tak muncul masalah baru.
Ketika dimintai keterangannya di TKP, Bendesa Adat Keramas, I Gusti Agung Artha Wijaya menampik keras kalau ada ketegangan diwarganya.
Mohon jangan dibesar-besarkan, tak ada masalah kok, cuman paruman biasa, ungkapnya.
Lebih jauh, Agung Artha menegaskan, pihaknya tak menghindar dari masalah, pihaknya bakal tetap mengumpulkan data –data dan fakta yang ada, untuk nantinya dibahas 2 Minggu mendatang. “ Kami akan menggelar paruman lagi 2 Minggu, mohon jangan dibesar-besarkan ya,pinta Bendesa.
Sementara itu, selain masalah adat di Keramas, permasalahan adat muncul juga di Singapadu Kaler, di wilayah ini juga terjadi permasalahan yang hampir serupa, dimana 100 warga mengancam menutup air, apabila 50 warga tak mau nyungsung Pura Arca yang telah dibuatnya. Masalah ini, rencananya bakal dirapatkan besok (Senin, 24/11, red) di Ruang Asissten III Pemkab Gianyar.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 963 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 785 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 608 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 564 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik