Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Warren Buffett Sebut Bitcoin Tak Hasilkan Apa-apa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Konglomerat Warren Buffett sempat menyebut bitcoin tidak menghasilkan apa-apa. Akhirnya, bitcoin hingga kini masih sulit untuk bangkit dari posisi US$ 38 ribu.
Aset kripto terbesar tersebut makin sulit mempertahankan level resistensi, setelah mengalami penurunan lebih dari 5 persen dalam sepekan. Per Selasa, 3 Mei 2022, bitcoin tercatat turun 1,4 persen. Selain bitcoin, ethereum (ETH-USD) juga turun lebih dari 5 persen dalam seminggu.
Melesunya harga bitcoin terjadi setelah CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett berkomentar, “Satu hal yang saya cukup yakin adalah bahwa itu (bitcoin) tidak menghasilkan apa-apa.”
Senada, Vice Chairman Berkshire Hathaway Charlie Munger sempat berkomentar bahwa bitcoin adalah hal yang bodoh dan jahat serta membuat dirinya terlihat buruk.
Sebaliknya, Elon Musk justru berkomentar bahwa bitcoin memiliki potensi jangka panjang dan menjadi alternatif likuid pengganti uang tunai.
Para investor kripto agaknya terhenyak dengan tindakan Jerome Powell yang memberi sinyal kenaikan suku bunga The Fed hingga 50 BPS. Di sisi lain, CEO Federal Reserve Bank of St. Louis James Brian menegaskan, kenaikan suku bunga hingga 75 BPS tidak boleh dikesampingkan dari upaya Bank Sentral AS mengendalikan inflasi.
Bitcoin masih sangat tergantung pada pasar tradisional, sehingga ketika kondisi pasar merosot, maka posisi bitcoin pun ikut terancam. (Sumber: Bisnis.Tempo.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4439 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2141 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1559 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun