Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Wayan Patut Raih Penghargaan Kalpataru
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kota Denpasar berhasil meraih penghargaan di bidang lingkungan yakni Anugerah Kalpataru kategori penyelamat lingkungan. Penghargaan ini diraih seorang warganya yakni Wayan Patut dari Kelurahan Serangan, yang selama ini dikenal aktif melestarikan terumbu karang, khususnya di Pulau Serangan.
Penghargaan Kalpataru merupakan penghargaan dari pemerintah pusat di bidang lingkungan yang diberikan kepada perorangan atau masyarakat yang telah menunjukkan kepeloporannya dalam melestarikan fungsi lingkungan hidup. Pemberian penghargaan ini akan diserahkan langsung Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono, Selasa (7/6) di Istana Negara, serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Baca juga:
Pelaku Wisata: Hajatan Parpol di Bali Jangan Sampai Ganggu Pariwisata
Upaya pelestarian terumbu karang dengan cara transplantasi, mulai dilakukan Wayan Patut sejak tahun 2003 silam. Kesadaran ini muncul setelah ia melihat parahnya kerusakan terumbu karang di Pantai Pulau Serangan.
"Sebelum tahun 2003, nelayan dan penambang karang di Serangan termasuk saya, aktif melakukan pengrusakan terumbu karang di sekitar Pulau Serangan. Terumbu karang di laut kita potong atau congkel untuk dijual sebagai bahan bangunan dengan nilai jual yang tinggi," jelas Patut belum lama ini.
Wayan Patut, kini aktif melakukan pelestarian terumbu karang Pulau Serangan, yang sebelumnya rusak dieksploitasi secara liar oleh warga setempat. Dalam kurun waktu 7 tahun terakhir, hari-hari Wayan Patut lebih banyak diisi dengan upaya pelestarian terumbu karang di wilayah Pulau Serangan, Denpasar.
Baca juga:
Jelang Muktamar PKB Suasana Sekitar Lokasi Acara Masih Sepi Atribut
Di bengkel kerja kelompok nelayan di desanya, Wayan Patut bersama beberapa nelayan Pulau Serangan aktif membuat rumah bagi terumbu karang yang disebut reef ball" dan "piramida". Selain itu Wayan dan kelompok nelayannya, "Karya Segara", juga membuat base rock"atau batu karang buatan, sebagai ganti batu karang alami.
Kini Wayan Patut terus mengkampanyekan pentingnya pelestariaan terumbu karang sebagai habitat atau tempat hidup ikan dan biota laut lainnya. Lewat upaya ini, Wayan Patut juga terus menyampaikan pesan bahwa perusakan lingkungan tidak patut dilakukan oleh siapapun dan dengan alasan apapun juga.
"Terumbu karang itu sangat penting bagi kehidupan di laut. Selain sebagai tempat hidup aneka jenis ikan, terumbu karang juga penyerap karbon yang baik, bisa menjaga air laut senantiasa bersih,"kata Patut.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5525 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2325 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1145 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan