Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wisatawan Asal Yogyakarta Tenggelam di Pantai Seminyak

Senin, 28 Juni 2021, 22:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/wisatawan asal Yogyakarta tenggelam di Seminyak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Bermaksud hendak mandi di Pantai Seminyak Kuta, pada Senin Juni 2021 pagi, seorang wisatawan domestik bernama Nanang Nugroho (32) terseret dan tenggelam terbawa arus deras pantai. 

Korban asal Jogjakarta itu sempat diberikan pertolongan oleh petugas Balawista dan Satpol Airud Polresta Denpasar ke pinggir pantai namun sayang, nyawanya sudah tidak tertolong lagi. 

Menurut Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, korban yang tenggelam bernama Nanang Nugroho (32) warga asal Dusun Sumberan, Desa Ngesti Harjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Jogjakarta. 

Sebelumnya, korban yang merupakan wisatawan domestik itu menginap di salah satu vila bersama temannya. Saksi temannya I Wayan Suparta (43) menjelaskan setelah tiba di vila, korban Nanang bergegas hendak mandi berenang di pantai. 

Ia langsung menuju ke Pantai depan La Plancha Cafe, sekitar pukul 07.30 WITA. Padahal ombak pantai seminyak saat itu cukup besar. 

"Korban mandi di pantai yang saat itu ombak besar. Tiba-tiba korban terseret arus dan tenggelam," ungkap Iptu Sukadi. 

Dikatakan Iptu Sukadi, sekitar pukul 07.58 WITA, saksi Wayan Suparta sempat mendengar korban berteriak meminta tolong. Tapi lantaran ombak besar, saksi tidak bisa menolong karena korban langsung terseret arus dan tenggelam. 

"Saksi sempat mendengar teriakan korban minta tolong, tapi saksi melihat korban sudah terseret dan tenggelam digulung ombak," ujarnya. 

Sementara petugas Balawista dan Satpol Airud Polresta Denpasar yang menerima laporan tersebut segera memberikan bantuan dan mengevakuasi korban ke pinggir pantai. Korban pun diberikan pertolongan. 

Namun diduga terlalu banyak minum air laut, pria berkepala plontos dan memiliki tatto di lengan kanannya, mengalami kondisi lemas dan akhirnya meninggal dunia. 

"Korban dilarikan ke RSUP Sanglah tapi nyawa korban sudah tidak tertolong lagi," terang Iptu Sukadi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami