Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Yoni: ASDP Tetap Ingin Mengusir Kami
Gilimanuk
Rabu, 22 Juli 2009,
19:02 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kedatangan massa pendemo ke Pelabuhan Gilimanuk disambut oleh Kapolsek KP3 Gilimanuk, AKP Nyoman Suparta. Suparta meminta agar aksi demo ini dipindahkan ke Terminal Gilimanuk demi kondusifnya kondisi pelabuhan.
Permintaan Suparta dituruti massa, mereka bergerak menuju Terminal Gilimanuk yang didahului dengan long march mengelilingi pelabuhan. Di Terminal Gilimanuk, kembali Suparta meminta 5 orang perwakilan PKL dan ojek guna diajak berdialog dengan Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana, Dandim 1617/Jembrana, Letkol. Inf Arief M. Aji, Manajer Operasional Gilimanuk, Ospar Silaban dan Kepala Cabang PT. ASDP Ketapang-Gilimanuk, Carda Damanik yang telah menunggu di Kantor ASDP Gilimanuk.
Ternyata pertemuan yang kesekian kalinya tetap tidak membuahkan hasil. ASDP tetap ngotot menolak keinginan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menggugat untuk tetap beroperasi di Pelabuhan Gilimanuk. Ketika hasil pertemuan disampaikan, massa kembali kecewa.
-uTidak ada kesepakatan apapun. ASDP tetap ingin mengusir kami dari dalam pelabuhan,- tandas Yoni, koordinator aliansi tersebut. Menurut Yoni, mereka akan didata ulang dengan mendaftarkan diri ke kantor Lurah Gilimanuk. -uKatanya akan dibuatkan kartu anggota. Ya, kami serahkan saja ke rekan-rekan kami, bagaimana langkah mereka selanjutnya,- katanya.
Kekecewaan lantaran pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil, massa kembali bergerak menuju Pos I dan memblokir pintu masuk dengan duduk menggelar orasi. Gerimisnya hujan tidak menyurutkan mereka memperjuangkan nasibnya. Orasi mereka justru makin kencang.
-uSudah berkali-kali kami dibohongi. Kami tidak ingin hanya dijanjikan saja,- ujar salah seorang orator berapi-api. Mereka ngotot tetap bertahan di Pos I sampai tuntutan mereka dipenuhi.
Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana turun tangan. Suardana berusaha -umembujuk- pendemo dengan agar pedagang dan ojek bersabar lantaran pihaknya memperjuangkan tuntutan massa. Bujukan Suardana manjur, setelah hampir satu jam memblokir pintu masuk pelabuhan, aksi demo bubar kendatipun sesekali masih terdengar umpatan kepada ASDP Gilimanuk. (Dey)
Permintaan Suparta dituruti massa, mereka bergerak menuju Terminal Gilimanuk yang didahului dengan long march mengelilingi pelabuhan. Di Terminal Gilimanuk, kembali Suparta meminta 5 orang perwakilan PKL dan ojek guna diajak berdialog dengan Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana, Dandim 1617/Jembrana, Letkol. Inf Arief M. Aji, Manajer Operasional Gilimanuk, Ospar Silaban dan Kepala Cabang PT. ASDP Ketapang-Gilimanuk, Carda Damanik yang telah menunggu di Kantor ASDP Gilimanuk.
Ternyata pertemuan yang kesekian kalinya tetap tidak membuahkan hasil. ASDP tetap ngotot menolak keinginan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menggugat untuk tetap beroperasi di Pelabuhan Gilimanuk. Ketika hasil pertemuan disampaikan, massa kembali kecewa.
-uTidak ada kesepakatan apapun. ASDP tetap ingin mengusir kami dari dalam pelabuhan,- tandas Yoni, koordinator aliansi tersebut. Menurut Yoni, mereka akan didata ulang dengan mendaftarkan diri ke kantor Lurah Gilimanuk. -uKatanya akan dibuatkan kartu anggota. Ya, kami serahkan saja ke rekan-rekan kami, bagaimana langkah mereka selanjutnya,- katanya.
Kekecewaan lantaran pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil, massa kembali bergerak menuju Pos I dan memblokir pintu masuk dengan duduk menggelar orasi. Gerimisnya hujan tidak menyurutkan mereka memperjuangkan nasibnya. Orasi mereka justru makin kencang.
-uSudah berkali-kali kami dibohongi. Kami tidak ingin hanya dijanjikan saja,- ujar salah seorang orator berapi-api. Mereka ngotot tetap bertahan di Pos I sampai tuntutan mereka dipenuhi.
Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana turun tangan. Suardana berusaha -umembujuk- pendemo dengan agar pedagang dan ojek bersabar lantaran pihaknya memperjuangkan tuntutan massa. Bujukan Suardana manjur, setelah hampir satu jam memblokir pintu masuk pelabuhan, aksi demo bubar kendatipun sesekali masih terdengar umpatan kepada ASDP Gilimanuk. (Dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5970 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026