Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Polisi Telusuri Lokasi Pembuatan Senjata
BERITABALI.COM, BULELENG.
Aparat Polres Buleleng menyisir sejumlah lokasi di Buleleng, pasca penemuan sejumlah senjata tajam di sebuah rumah kosong Dusun Nyung Sanghyang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, (18/7) lalu. Hal ini dilakukan untuk mengetahui pemilik senjata tersebut.
7 buah busur panah bersama 37 anak panah serta 17 buah ketapel yang ditemukan secara pasti belum diketahui pemiliknya, namun untuk mengusut kepemilikan senjata tradisional tersebut, polisi hari ini menyasar lokasi pembuatannya di wilayah Kecamatan Seririt.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Pande Putu Sugiarta mengungkapkan, lokasi pemesanan untuk membuat senjata tradisional itu telah terlacak oleh polisi.
Kita masih melakukan penyelidikan secara intensif, ungkap Pande Sugiarta yang tidak menampik bila temuan senjata tradisional itu terkait dengan ketidakpuasan sejumlah kelompok warga atas hasil Pilkada di Buleleng.
Dari informasi yang diterima beritabali.com, senjata tradisional tersebut diduga dipersiapkan untuk mengacaukan keamanan di Buleleng menjelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng terpilih. Senjata tradisional itu juga sangat berhubungan dengan sejumlah pelaku aksi pembakaran dan pengerusakan Kantor Kepala Desa yang masih dalam pengejaran polisi, diantaranya Made Artawa alias Tawok.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5388 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2282 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan