Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pernyataan Sikap Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kemerdekaan bangsa Indonesia telah berusia 62 tahun, bagi Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) kemerdekaan itu belumlah memberikan arti kebebasan yang bertanggung jawab. Masih banyak permasalahan yang mengindikasikan bangsa ini gagal melindungi rakyatnya.
Dalam pernyataan sikap yang dikirimkan ke redaksi beritabali, Presidium Pimpinan Pusat KMHDI Wayan Sudane menyatakan, diakui atau tidak, kondisi ketidakmampuan pemerintah tersebut telah melemahkan rasa nasionalisme anak bangsa. Belum lagi ditambah dengan banyaknya permasalahan dan hubungan bangsa yang kini belum tuntas.
Untuk itu, Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) memberikan pernyataan sikapnya sebagai berikut:
1. Tentang gerakan separatisme, PP KMHDI menuntut pemerintah untuk segera melakukan tindakan hukum yang tegas kepada pihak-pihak yang terlibat, baik massa di akar rumput (grass root) maupun elite politik yang menungganginya.\
2. Tentang ketimpangan pemerataan pembangunan, PP KMHDI memandang bahwa sudah seharusnya Pemerintah, DPR, DPD melakukan pengkajian secara tepat dan terbebas dari kepentingan-kepentingan politis dalam pengalokasian dana APBN agar pembangunan daerah yang berkeadilan dapat terwujud.
3. Tentang konstelasi politik regional dan internasional, PP KMHDI mendesak pemerintah untuk segera melakukan tindakan tegas yang dapat mengembalikan kehormatan bangsa.
Opsi pembatalan perjanjian dengan Singapura maupun opsi pemutusan hubungan diplomatik dengan Malaysia dapat dijadikan sebuah solusi .
4. Tentang perlindungan terhadap warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri, PP KMHDI mendesak pemerintah untuk melakukan tekanan politik kepada negara-negara yang tidak bisa melindungi TKI yang bekerja di negaranya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan