Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Bisnis Ayam Betutu Eksis di Tengah Kasus Flu Burung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masyarakat Gilimanuk, Kabupaten Jembrana Bali, mengenal satu jenis makanan khas yang disebut ayam betutu.
Di tengah maraknya kasus flu burung di Bali, bisnis ayam rebus berisi aneka macam bumbu ini masih tetap eksis dan tidak mengalami penurunan pembeli.Warung makan penjual ayam betutu Gilimanuk ini, diantaranya terdapat di kawasan Jalan Merdeka Renon Denpasar.
Setiap harinya, ratusan pembeli datang ke tempat ini untuk mencicipi lezatnya ayam betutu khas Gilimanuk Jembrana.Meski terasa pedas karena berisi aneka macam bumbu khas Bali, pembeli yang datang ke tempat ini mengaku sangat menikmati ayam betutu ini karena dagingnya yang empuk. Mereka juga mengaku tidak takut makan ayam betutu ini di tengah merebaknya kasus flu burung di Bali.
"Lupa sama takutnya mas, karena enaknya. Pedes tapi enak , " kata Indah penikmat ayam betutu dari Jakarta.Pembuatan ayam betutu ini diawali dengan memasukkan ayam yang telah dibersihkan ke dalam panci. Bersama ayam ini kemudian dimasukkan aneka macam bumbu khas Bali, minyak kelapa, dan air. Ayam yang sudah berisi bumbu ini kemudian direbus selama 2,5 jam.
Setelah matang, ayam betutu ini kemudian disajikan dengan nasi putih, sambal bawang mentah, sayur plecing, dan kacang goreng. Satu porsi ayam betutu untuk 5 orang dijual seharga Rp 52.000.
Menurut pemilik warung ini, Anak Agung Oka Suci, setiap hari warungnya bisa menjual 120 hingga 150 ekor ayam betutu.
"Kasus flu burung yang kini tengah terjadi di Bali, tidak berpengaruh pada omset penjualan atau kunjungan pembeli ke warung betutu kami, " kata Oka Suci.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4247 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun