Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warung Tutup, Jika Daging Tidak Bagus

Senin, 10 September 2007, 08:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Warung bakso Ku Cing Mas mungkin termasuk warung bakso yang langka, jika sebagian besar penjual bakso menggiling daging untuk dijadikan pentol bakso, beda dengan pentol bakso Ku Cing Mas, daging sapi yang digunakan untuk bakso, tidak digiling namun dipukul-pukul.

 

Jocko Ahadi, pemilik warung ini, mengatakan bahwa baksonya tidak menggunakan bahan pengawet, daging sapi yang dipakai dibeli langsung dari rumah jagal. Dalam sehari Jocko menghabiskan 5 kg daging sapi. Untuk 1 kg daging sapi biasanya dicampur hanya dengan 1 ons tepung kanji, sehingga rasa dagingnya sangat terasa.

Warung yang selalu ramai ini biasanya buka pukul 5 sore dan tutup tidak sampai pukul 9 malam. " Tiap hari bakso selalu habis, malah sering sebelum pukul 9 malam bakso sudah habis, " ujar Jocko, yang sudah berjualan sejak tahun 1982.

Harga 1 mangkok bakso cukup murah, hanya Rp. 4.000, berisi sekitar 6 pentol bakso. Dalam sehari Jocko bisa menghabiskan hingga 1.000 porsi, baik yang dibungkus maupun makan di warung. Penggemarnya mulai anak sekolah, pengusaha hingga para pejabat.

" Beberapa pelanggan ada yang telpon dulu sebelum kesini, takut kehabisan, " kata Jocko.

 

Untuk menjaga kualitas baksonya, dia benar-benar memilih daging yang bagus. Bahkan Jocko pernah menutup warungnya hingga 2 hari gara-gara kualitas daging yang akan dijadikan bakso kurang bagus.

" Lebih baik saya tutup daripada bakso yang saya jual kurang enak, " pungkas Jocko. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami