Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Tingkatkan Nasionalisme Dengan Wawasan Kebangsaan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rasa nasionalisme harus kita tingkatkan dengan memantapkan pengetahuan tentang wawasan kebangsaan. Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia harus tetap kita pertahankan.
Demikian dikatakan Drs. I Nyoman Aryana M.Si mengawali sambutannya saat membuka Pelatihan Pemantapan Wawasan Kebangsaan Di Kota Denpasar, Kamis ( 27/9 ) di Aula UPTD Kota Denpasar.
Ada beberapa periode yang bisa dijadikan pedoman sejarah kata Aryana, kerajaan, pra kemerdekaan dimana selama 3.5 tahun kita dijajah, jaman kemerdekaan dimana pada jaman ini semangat kita dipompa, jaman Orla, jaman Orba dan era Reformasi dan Keterbukaan.
Pada era Reformasi dan Keterbukaan yang identik dengan era global dimana pada jaman ini kita dituntut harus mampu mengikuti perkembangan dunia. Derasnya arus modernisasi ini sudah barang tentu akan membawa dampak yang begitu luas terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Untuk menangkis hal-hal seperti itu, kita harus mempunyai benteng yang kuat. Pemahaman tentang wawasan kebangsaan adalah salah satu cara untuk menangkis hal-hal yang bertujuan memecah belah negara kesatuan republik indonesia tercinta ini.
Walikota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekkot Kota Denpasar mengatakan, Negara kita ini penuh dengan tantangan serta terus dilanda berbagai cobaan. Namun demikian, upaya untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45 terus diupayakan.
Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Denpasar tetap konsisten memelihara, memantapkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa sesuai paham dan semangat kebangsaan Indonesia. Salah satu upaya itu adalah melalui pemantapan wasbang secara terus menerus dan berkesinambungan.
Sebab kita tidak menghendaki wawasan kebangsaan itu padam oleh perubahan, sebab tanpa wawasan kebangsaan kita sebagai masyarakat Indonesia akan kehilangan jati diri.
Drs. Wayan Wenten Suparlan Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar selaku ketua panitia mengatakan,
tujuan diselenggarakannya pelatihan ini adalah untuk membangkitkan rasa dan semangat kebangsaan dikalangan masyarakat khususnya generasi muda demi mendorong percepatan terwujudnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 27 sampai dengan 28 September 2007. Melibatkan jumlah peserta sebanya 50 orang terdiri dari siswa-siswa SMA Negeri Se- Kota Denpasar dan unsur perguruan tinggi. Sedangkan materi yang diberikan meliputi wasan kebangsaan, Demokrasi Indonesia, Konsepsi Pertahanan Nasional, Kerukunan Umat Beragama dan Narkoba.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 952 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 782 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 600 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 558 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik