Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kapal PT Pelni Sepi Peminat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berbeda dengan jalur darat dan udara, arus mudik di jalur angkutan laut sepi peminat. Kapal yang dioperasikan PT Pelni dan berpangkalan di pelabuhan Benoa Bali tersebut, hingga hari ini masih belum ada lonjakan penumpang yang berarti.
“Sampai hari ini, belum ada lonjakan jumlah penumpang yang signifikan, masih banyak tiket yang belum terjual,†ujar Kepala Bagian Umum dan Keuangan PT Pelni Denpasar, Duta Kusuma Putra, Kamis (4/10).
Baca juga:
Kapal Yang Angkut Anggota DPR Hilang Kontak
Padahal tarif tiketnya juga tetap seperti pada hari-hari biasa alias tidak naik. Misalnya, tiket kelas ekonomi jurusan Benoa-Bitung Rp 565.000, sedangkan kelas I Rp 1.902.000, dan kelas II Rp 1.550.500.
PT Pelni saat ini mengoperasikan tiga kapal laut, masing-masing Awu berkapasitas 916 penumpang, Tata Milau (610 orang), dan Tilong Kabila 910 penumpang. Wilayah jelajah pelayaran ketiga kapal meliputi Indonesia bagian timur dengan rute yang berbeda.
Misalnya kapal Awu, ke Lembar, Waingapu, Ende, Kupang, Maumere, Makassar, Pare-pare, Tarakan sampai Nunukan dan balik lagi ke Benoa. Sementara kapal Tata Milau menjangkau Bima, Maumere, Kupang, Timika sampai Surabaya, dan Tilong Kabila ke Lembar, Bima, Makassar, Kendari, sampai Gorontalo.
Menurut Duta, jasa angkutan laut di wilayah ini biasanya ramai penumpang ketika hari Natal dan Tahun Baru, karena daerah yang dilalui kebanyakan mayoritas berpenduduk umat kristiani.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4369 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1475 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1281 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 966 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 902 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun