Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Calo SIM dan STNK Mulai Resahkan Masyarakat
BERITABALI.COM, BULELENG.
Keberadaan atau calo dalam mengurus Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di Kantor Mapolres Buleleng maupun di Kantor Samsat semakin meresahkan masyarakat.
Bagaimana tidak, para calo tersebut bebas bergentayangan tanpa sama sekali digubris oleh aparat.
Keresahan masyarakat atas keberadaan makelar atau calo yang memberikan jasa didalam mengurus SIM di Sat Lantas Polres Buleleng, maupun mengurus STNK di Kantor Samsat Buleleng terbukti dari tingginya biaya yang diminta, bahkan melebihi tarif yang ditentukan hingga mencapai seratus % lebih.
Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP. Nyoman Geden menegaskan, keberadaan makelar atau calo dalam memberikan jasa kepengurusan SIM dan STNK telah dilarang. Bahkan, tulisan besar telah dipasang di Sat Lantas Polres Buleleng bagi makelar atau calo untuk tidak beroperasi di wilayah kantor Mapolres Buleleng ataupun Kantor Samsat Buleleng.
“Infromasi ini akan kita respon atas keberadaan para makelar atau calo yang mencari sasaran di Kantor Mapolres maupun di Kantor Samsat Buleleng.
Dan kedalam akan kita lakukan pembinaan terhadap anggota yang memiliki akses atau jaringan terhadap para makelar atau calo itu,” tegas Geden.
Dari pantauan di Mapolres Buleleng, sedikitnya ada lima sampai tiga makelar atau calo yang siap menjerat mangsanya untuk mengurus SIM di Sat Lantas Polres Buleleng. Sering kali, dalam aksinya para makelar ini akan memburu orang yang hendak mengurus SIM di Pintu Gerbang utara Mapolres Buleleng dengan menawarkan harga yang tentunya jauh lebih mahal dengan tarif yang ditentukan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli