Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Bendera Inggris dan Belanda Paling Laris Jelang Piala Dunia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Euforia menyambut bergulirnya Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Denpasar. Sepekan menjelang pembukaan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut, pedagang bendera negara peserta mulai ramai berjualan di sejumlah ruas jalan utama kota.
Pantauan di kawasan pusat Kota Denpasar pada Kamis pagi (11/6), sejumlah pedagang tampak menawarkan bendera berbagai negara peserta Piala Dunia 2026 kepada masyarakat dan pecinta sepak bola.
Sebagaimana diketahui, Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus, yakni Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Selain itu, jumlah peserta juga bertambah menjadi 48 negara.
Baca juga:
Semeton Peduli Sepak Bola Bali Dukung Mulia-PAS, Turah Mantri: Kami Kecewa Batalnya Piala Dunia U-20
Pembukaan turnamen dijadwalkan berlangsung pada 11-12 Juni waktu setempat atau 12-13 Juni waktu Indonesia, dengan Meksiko menjadi tuan rumah pertandingan pembuka.
Atmosfer pesta sepak bola dunia tersebut tidak hanya terasa di negara penyelenggara, tetapi juga hingga ke Bali. Banyak penggemar sepak bola mulai menunjukkan dukungan kepada tim favorit mereka dengan memasang dan mengoleksi bendera negara peserta.
Salah seorang pedagang bendera di kawasan Jalan Supratman, Denpasar, Budiman, mengatakan penjualan bendera selalu meningkat setiap kali berlangsung ajang sepak bola internasional seperti Piala Dunia maupun Piala Eropa.
"Semua bensera dibeli dari Jawa dan dijual lagi disini. Dengan ukuran kecil dijual Rp100 ribu dan besar Rp12O ribu," aku Budiman asal Jawa Timur.
Menurutnya, penjualan dilakukan bersama sejumlah pedagang lain yang tersebar di beberapa titik wilayah Denpasar dan Badung untuk menjangkau lebih banyak pembeli.
Budiman menjelaskan tidak semua bendera negara peserta dijual. Ia lebih memilih menyediakan bendera negara-negara yang memiliki banyak pendukung di Indonesia dan Bali.
"jual yang banyak dicari saja, seperti inggris dan Belanda sekarang sangat laris terjual," sebutnya.
Tingginya minat masyarakat terhadap bendera negara peserta menunjukkan bahwa antusiasme menyambut Piala Dunia 2026 semakin meningkat. Selain menjadi simbol dukungan terhadap tim favorit, bendera juga menjadi bagian dari kemeriahan yang selalu hadir setiap kali turnamen sepak bola dunia digelar.
Dengan semakin dekatnya jadwal pembukaan, para pedagang berharap penjualan bendera terus meningkat seiring bertambahnya antusiasme masyarakat dalam menyambut pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli