Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Jalur Singaraja-Gilimanuk Nyaris Lumpuh
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pawai budaya yang digelar Kelurahan Seririt dalam rangkaian ulang tahunnya ke 43 dengan menempuh jalur protocol Kota Seririt membuat jalur Singaraja-Gilimanuk nyaris lumpuh.
Pagelaran pawai budaya yang berlangsung Kamis (1/11) sore di Kelurahan Seririt nyaris melumpuhkan jalur di Jalan Singaraja Seririt, bahkan atrean kendaraan yang bergerak secara perlahan hampir mencapai satu kilometer baik dari arah barat maupun timur.
Wakil Bupati Buleleng, Made Arga Pynatih mengungkapkan, kemacetan jalan di Jalur pantura memang harus disikapi, namun demikian karena kondisi jalur protocol di Kota Seririt dipergunakan ajang pawai budaya diharapkan kepada penguna jalan untuk memakluminya.
Kota Seririt memerlukan jalur alternative dan bila kegiatan pawai tersebut telah menjadi agenda tahunan maka Pemkab Buleleng memiliki kewajiban untuk memikirkan masalah tersebut, ungkap Wabup Arga Pynatih.
Untuk mengurangi kemacetan yang terjadi Unit Lantas Polsektif Seririt melakukan buka tutup arus jalan, sedangkan arus lalu lintas yang melewati jalur protocol Kota Seririt dialihkan ke jalur alternative jalan Desa Sulanyah menuju Desa Bubunan, demikian juga sebaliknya, sehingga jalan yang kecil memaksa kendaraan melintas secara perlahan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2396 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun