Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
VCD dan Buku Al–Qiyadah Ditemukan di Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebuah kepingan Video Compact Disc (VCD) dan sebuah copy-an buku yang berisikan ajaran Al–Qiyadah Al–Islamiyah ditemukan di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak yang dikirim via paket dari Jakarta.
Kiriman paket dari Jakarta yang tidak berisikan nama pengirim tersebut, ditujukan kepada Kepala SMP Mihtajul Ulum, Yati Yuliawati. Begitu dibuka, peket itu berisikan satu kepingan VCD dan copy-an buku berjudul ISA Alaihisalam dalam pandangan Islam yang ditulis A. Purnawa Winangun.
Dalam kepingan VCD berdurasi satu jam lebih itu, terlihat gambar orang berkhotbah dalam sebuah acara di sebuah rumah yang diketahui bernama Mohammad Ali Markus yang tengah melakukan propaganda terkait ajaran Al–Qiyadah Al–Islamiah yang dilarang Pemerintah.
Mohammad Ali Markus yang berkhotbah dengan lantang itu, dalam tayangan kepingan VCD menghujat ajaran agama Islam dan Kristen dengan mengkritik umat Islam dalam melakukan ibadah Haji dan menyalahkan umat kristen melakukan persembahyangan ke gereja dengan berpakain yang tidak layak untuk bersembahyang.
Mengetahui isi tayangan VCD dan Buku yang berkaitan dengan ajaran Al–Qiyadah Al–Islamiah yang dilarang Pemerintah, Kepala SMP Mihtajul Ulum Desa Patas, Yati Yuliawati selanjutnya menyerahkan paket itu kepada Jumaedi guru sekolah setempat.
Paket yang berisi kepingan VCD dan sebuah buku itu langsung saya serahkan kepada pak RT, yang kemudian diberikan kepada Babinkamtibmas dan langsung dibawa ke Polsek,papar Jumaedi.
Barang bukti berupa kepingan VCD dan copy-an buku dalam paket itu, selanjutnya telah disita dan diamankan Sat Intelkam Polres Buleleng untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan. Dan diharapkan kepada masyarakat yang mendapatkan kiriman paket ataupun memiliki rekaman VCD maupun buku terkait ajaran Al–Qiyadah Al–Islamiah diharapkan menyerahkan ke polisi terdekat, sebab ajaran tersebut telah dilarang Pemerintah untuk berkembang di Indonesia.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang