Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pasutri Tewas Akibat Racun Cianida
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Masih ingat dengan Kasus dugaan pembunuhan pasangan suami istri dari Desa Jineng Dalem Kecamatan Buleleng bulan oktober lalu. Tewasnya kedua Pasutri itu disebabkan Racun sejenis Cianida setelah polisi membuka hasil otopsi dari RSUP Sanglah.
Teka-teki kematian pasangan suami istri, Kadek Sowara dan Luh Sukesi warga Dusun Tingkih Kerep, Desa Jineng Dalem mulai terkuak, setelah Rabu (12/12) siang Kapolres Buleleng, Setyo Dwiantoro membuka hasil otopsi dari RSUP Sanglah Denpasar.
Menurut Kapolres Setyo Dwiantoro, kematian pasutri berdasarkan otopsi disebabkan racun sejenis Zat Kimia dan dari hasil itu polisi akan mengintensifkan koordinasi dengan Denpom Singaraja untuk menyelidikan selanjutnya, “ hasil otopsi menyebutkan kematian diakibatkan zat kimia jenis cianida dan dari hasil penyidikan kuat dugaan korban dibunuh,†papar Dwiantoro.
Dari kondisi kedua jenasah saat ditemukan di ruang tamu rumah korban, dari mulut mengeluarkan lendir, selain itu hampir semua perhiasan termasuk yang dikenakan Luh Sukesi hilang tidak berbekas serta uang tunai sebesar tujuh juta rupiah yang dibawa Kadek Sowara juga hilang.
Sementara, dari data yang dikumpulkan dilokasi peristiwa menyebutkan, malam sebelum kedua warga Dusun Tingkih Kerep, Desa Jineng Dalem tersebut ditemukan tewas, kedua Pasutri itu melarang anak-anaknya untuk pulang kerumah, sebab akan mendatangkan seorang dukun, namun tidak diketahui secara pasti alasan kedua korban mendatangkan sang dukun yang diketahui beralamat di Jalan Pulau Obi Singaraja. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang