Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pasutri Tewas Akibat Racun Cianida

Singaraja

Rabu, 12 Desember 2007, 19:14 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Masih ingat dengan Kasus dugaan pembunuhan pasangan suami istri dari Desa Jineng Dalem Kecamatan Buleleng bulan oktober lalu. Tewasnya kedua Pasutri itu disebabkan Racun sejenis Cianida setelah polisi membuka hasil otopsi dari RSUP Sanglah.



Teka-teki kematian pasangan suami istri, Kadek Sowara dan Luh Sukesi warga Dusun Tingkih Kerep, Desa Jineng Dalem mulai terkuak, setelah Rabu (12/12) siang Kapolres Buleleng, Setyo Dwiantoro membuka hasil otopsi dari RSUP Sanglah Denpasar.


Menurut Kapolres Setyo Dwiantoro, kematian pasutri berdasarkan otopsi disebabkan racun sejenis Zat Kimia dan dari hasil itu polisi akan mengintensifkan koordinasi dengan Denpom Singaraja untuk menyelidikan selanjutnya, “ hasil otopsi menyebutkan kematian diakibatkan zat kimia jenis cianida dan dari hasil penyidikan kuat dugaan korban dibunuh,” papar Dwiantoro.



Dari kondisi kedua jenasah saat ditemukan di ruang tamu rumah korban, dari mulut mengeluarkan lendir, selain itu hampir semua perhiasan termasuk yang dikenakan Luh Sukesi hilang tidak berbekas serta uang tunai sebesar tujuh juta rupiah yang dibawa Kadek Sowara juga hilang.



Sementara, dari data yang dikumpulkan dilokasi peristiwa menyebutkan, malam sebelum kedua warga Dusun Tingkih Kerep, Desa Jineng Dalem tersebut ditemukan tewas, kedua Pasutri itu melarang anak-anaknya untuk pulang kerumah, sebab akan mendatangkan seorang dukun, namun tidak diketahui secara pasti alasan kedua korban mendatangkan sang dukun yang diketahui beralamat di Jalan Pulau Obi Singaraja. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami