Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Tegehe Serbu Kantor Perbekel Pakisan

Kubutambahan

Senin, 21 Januari 2008, 15:45 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Warga Dusun Tegehe, di Kecamatan Kubutambahan Buleleng, pagi tadi ‘menyerbu’ Kantor Perbekel Desa Pakisan. Pasalnya, kandidat kuat calon Kepala Dusun Tegehe dicoret tanpa alasan yang jelas. 

Kehadiran para warga Dusun Tegehe tersebut mempertanyakan alasan Perbekel Desa Pakisan, Nyoman Karya karena mencoret Nyoman Suarta salah satu calon Kepala Dusun Tegeha.“Makanya saya meminta kejelasan, apa alasannya, apa tidak senang dengan saya atau dengan keluarga saya,“ ungkap Nyoman Suarta.


Dalam pertemuan yang dihadiri Plt. Camat Kubutambahan, Made Suyasa dan pengurus BPD setempat berlangsung tegang. Bahkan, debat kusir antara warga pendukung Nyoman Suarta dengan Perbekel Karya tidak bisa dihindarkan.

“Jika terjadi seperti ini ada keberatan atau tidak, ini terbukti hasil Perarem (aturan didesa, red) itu tidak valid. Oleh karenanya, mohon sebelum terlambat cari jalan yang terbaik melalui musyawarah dan mufakat,” tegas Made Suyasa menengahi debat.

Atas permasalahan yang disampaikan warga, Perbekel Pakisan Nyoman Karya memaparkan perda nomor 8 tahun 2006 tentang pedoman organisasi dan tatalaksana pemerintahan desa. Selain itu Karya juga mengaku mengacu pada peraturan desa yang telah dibuatnya bersama BPD.

 



“Saya, terus terang secara pribadi ingin mengajak kepala dusun yang mau dan tunduk kepada saya sekaligus yang sehati dengan saya, itu yang pertama. Biar jangan nanti apa program saya dihambat untuk membangun desa dan itu sudah kesepakatan krama banjar,” papar Karya.

Sementara, pada proses awal pemilihan Kepala Dusun Tegehe di Desa Pakisan, tiga calon telah terdaftar, diantaranya Nyoman Suarta, calon incumbent, Made Jaya Sukerta dan Putrawan.Namun dalam proses kelanjutannya, Nyoman Suarta dicoret dari pencalonan tanpa alasan yang jelas, sehingga membuat warga mendatangi Kantor Perbekel Desa Pakisan (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami